Roni Jaringan Teroris Poso, Terlibat Kasus Penembakan Perwira Polisi Bima NTB

Ibnu@dakitanews Kediri – Menurut Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Polri, Kombes Pol, Ibnu Suhendra, Roni adalah jaringan teroris Poso yang dikenal sebagai Joko alias Muat alias Mas Tato, 30, warga RT 12/ RW 4 Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Roni tewas usai baku tembak dengan tim Densus 88.

Dalam catatan Mabes Polri, Roni adalah jaringan dari Santoso yang saat ini dinyatakan buron (DPO). Selain itu, Roni adalah salah satu pelaku penembakan Polisi di Bima NTB bersama komplotannya.

Data yang dikumpulkan Tim Densus 88 ini, Roni alias Jako alias Muat alias Mas Toto, pada tahun 2006 lalu, pernah melakukan tindak pembunuhan di wilayah Kabupaten Kediri. Setelah menjalani hukuman selama 7 tahun di LP Kediri dan dipindah ke LP Porong, Roni bertemu dengan salah satu tersangka teroris. Dalam LP tersebut Roni di doktrin dan direkrut menjadi teroris.

“Kami menduga Roni di doktrin dan menjadi pengikutnya. Dan setelah Roni bebas di suruh berangkat ke Bima NTT. Saat ini kami masih menyelidiki siapa yang merekrut Roni di LP Porong, “ujar Kombes Pol Ibnu Suhendra.

Sesampainya di Bima NTT, Roni bergabung di Pondok Pesantren Umar Bin Khotob pimpinan Ambrori, selama 1 Tahun. Usai di Ponpes tersebut Roni bertemu Santoso jaringan teroris dan dilatih menjadi esekutor penembakan. “Dari jaringan Santoso, Roni adalah sebagai esekutornya, “tutur Ibnu Suhendra.

Lebih lanjut Kepala Bidang Penindakan Densus 88, Kombes Pol Ibnu Suhendra mengatakan, Roni terlibat penembakan di anggota Polres Poso, yakni Brigadir Andi Sapa dan Aiptu Sudirman di Tamanjeka. Tak hanya itu saja, Roni merupakan eksekutor penembakan Bripka M Yamin, anggota dan Kapolsek Ambalawi, Bima, NTB.

“Dia (Roni, red) juga terlibat pemenggalan anggota Polres di Poso. Saat ini kami juga melakukan pencarian senjata api anggota kami yang dibawa oleh Roni, “ujar Kombes Pol Ibnu Suhendra.

Sementara itu, Roni alias Joko alias Muat alias Mas Tato, tewas di tembak oleh tim Densus 88, Jumat (16/1) pagi sekitar pukul 09.00 Wib di depan teras rumah Riantin, dekat rumah kediamannya. Selanjutnya Roni dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Kediri.(gar).

Keterangan Gambar : Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Kombes Pol Ibnu Suhendra saat dikonfirmasi dilokasi kejadian.

Recommended For You