ADAKITANEWS, Sidoarjo – Hingga pertengahan tahun 2016 ini, sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Tidak hanya itu, Rp 2 miliar uang negara juga berhasil diselamatkan oleh jajaran Korps Adhyaksa ini.

Ditemui di ruangannya, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan kinerja seluruh jajarannya. Bahkan Sunarto mengatakan, dalam rangka menyambut Hari Adhyaksa tahun 2016, Kejari Sidoarjo bukan hanya akan meningkatkan semangat pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayahnya, melainkan juga akan terus mengoptimalkan upaya pengembalian uang negara. “Yang pasti adalah bagaimana kita bekerja seoptimal mungkin,” ujar Kajari saat diwawancarai Tim Adakitanews.com, Rabu (20/07).

Kajari mengaku, selaku penegak hukum pihaknya tidak ingin dianggap mencari-cari kesalahan bahkan disebut mengkriminalisasi seseorang. Akan tetapi, jika ada fakta pelanggaran yang ditemukan, pihaknya tidak akan segan melakukan penegakan hukum. “Saya tidak ingin menzolimi seseorang. Jika salah, ya tetap salah, jika benar ya harus benar. Saya tidak akan mengubah yang hitam menjadi putih, atau sebaliknya. Yang bengkok tidak akan saya luruskan, dan yang lurus tidak akan saya bengkokkan,” kata Kajari.

Data yang dihimpun Tim Adakitanews.com, ada 7 perkara dugaan korupsi yang hingga saat ini telah masuk ke ranah penyidikan. Dari 7 perkara itu, 5 orang telah resmi menyandang status sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan salah satunya sudah disidangkan.(kur)

Keterangan gambar: Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto.(foto: kurniawan)