ADAKITANEWS, Nganjuk – Pemkab Nganjuk menggelontorkan dana Rp 2.220.300.000 kepada 7.401 guru Taman Pendidikan Alquran, guru sekolah minggu dan pengajar kitab suci lain, Rabu (21/12).

Melalui Kantor Kesbangpol dan Linmas Pemkab Nganjuk, program pemberian bantuan transport kepada guru TPQ maupun guru pengajar kitab suci lain di Kabupaten Nganjuk ini sudah berjalan beberapa tahun. Program ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kepada ustaz/ustazah maupun guru pengajar kitab suci lain dalam menjalankan tugas dan baktinya. “Penerimaan bantuan kepada guru TPQ dan pengajar kitab suci lainnya dananya bersumber dari APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2016,” terang Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas, Drs Abdul Wakid, MM.

Dikatakan Abdul Wakid, tugas guru TPQ dan pengajar kitab suci sangatlah mulia. Mereka mendidik, mengajarkan kitab suci kepada anak-anak sejak dini, sehingga dapat mewujudkan insan dan generasi berakhlaqul karimah. Meski jumlah nominalnya masih sangat kecil, kata Abdul Wahid, namun ini adalah merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan keagamaan di masyarakat.

Diketahui, pada tahun 2014 lalu para pengajar kitab suci menerima bantuan transpor sebesar Rp 150 ribu setiap orang. kemudian tahun 2015 naik menjadi Rp 200 ribu setiap orang. Sementara untuk tahun 2016 ini para guru pengajar kitab suci tersebut menerima bantuan transpor masing-masing sebesar Rp 300 ribu setiap orang. “Jumlah ini masih sangat kecil dibanding pengabdian para pengajar kitab suci,” ujar Abdul Wakid.

Abdul Wakid berharap agar guru Taman Pendidikan Alquran, guru sekolah minggu dan pengajar kitab suci lain tidak hanya melihat dari sisi besaran bantuannya saja. Tetapi bagaimana upaya pemerintah daerah dalam memberikan bantuan serta perhatian terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di masyarakat.

Sementara itu, Lestari, salah satu guru pengajar di TPQ Kecamatan Baron mengaku senang dengan adanya bantuan dari Pemkab Nganjuk. Menurutnya, bantuan tersebut menunjukkan bahwa ada perhatian khusus terhadap pembinaan moral serta akhlak bagi anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa. “Kami sangat berterimakasih, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kami para pengajar kitab Alquran,” ujar Lestari.

Untuk diketahui, bahwa distribusi bantuan kepada guru Taman Pendidikan Alquran, guru sekolah minggu dan pengajar kitab suci lain disalurkan langsung oleh petugas Kantor Kesbangpol dan Linmas. Para guru TPQ, guru sekolah minggu dan pengajar kitab suci lain dikumpulkan di balai kecamatan masing-masing dan diminta menyerahkan KTP sesuai dengan nama penerima.(Jati)

Keterangan gambar: Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid (kanan) saat menyerahkan bantuan transport bagi guru TPQ, Sekolah Minggu dan Pengajar Kitab Suci lain di Kabupaten Nganjuk.