width=

Kediri(adakitanews.com) — Seiring bertambahnya pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri Jawa Timur, membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri alami overload.

Sebenarnya, ada tiga Rumah Sakit (RS) yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk dijadikan tempat rujukan dan menjadi ruang isolasi perawatan bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Tiga rumah sakit tersebut diantaranya RSUD Kabupaten Kediri (RSKK), RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) dan RS HVA Toeloengredjo Pare.

Namun, tiga rumah sakit yang menjadi tempat rujukan tersebut kini mengalami overload atau telah menampung hampir kurang lebih 90 persen pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ini membuat Pemkab Kediri merencanakan untuk melakukan sewa terhadap rumah sakit lain yang ada di kawasan Kabupaten Kediri dan rumah sakit tersebut ialah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pare Kediri.

Dr Chotib selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri yang mengatakan, kebijakan ini diambil lantaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri terus mengalami lonjakan.

Dengan opsi rencana penyewaan itu, merupakan upaya Pemkab Kediri dalam menampung pasien Covid yang terpapar.

“Sejauh ini kerjasama sewa itu masih dalam proses komunikasi dengan RSIA. Sedangkan terkait anggaran sendiri masih dalam tahap telaah,” katanya, Sabtu (26/12/20).

Berdasarkan kalkulasi yang telah dilakukan, lanjutnya, RSIA diperkirakan akan mampu menampung 100 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun, Pemkab Kediri belum bisa memastikan sewa tersebut berlangsung dengan jangka waktu berapa lama.

“Semua pada intinya masih dalam proses telaah. Doakan semoga niat yang baik ini dapat segera terselesaikan dengan tepat,” ucapnya.

Dr Chotib menjelaskan, jika selama ini Pemkab Kediri telah menjalin kerjasama dengan 9 rumah sakit swasta di Kabupaten Kediri termasuk Aura Syifa dan rumah sakit Muhammadiyah Siti Khodijah dengan mekanisme jejaring pelayanan.

“Namun karena 9 rumah sakit ini hanya mampu menampung kurang lebih 26 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saja. Sehingga kami berencana untuk melakukan sewa di RSIA itu,” jelasnya. (Oky).