ADAKITANEWS, Sidoarjo – Rumah Ketua Ranting NU Desa Kedungsolo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, Musthofa, 54, mendapat teror dari orang tak dikenal. Atap rumahnya diduga dilempar batu oleh seseorang pada Selasa (20/09) lalu, sekitar pukul 01.30 WIB.

Akibat kejadian itu, atap rumah Musthofa yang berada di RT 4/RW 4 Dusun Kedungkampil Desa Kedungsolo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo rusak dan berlubang. Musthofa sendiri baru mengetahui kejadian tersebut pasca menjalankan salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB dan menemukan sebongkah batu tergeletak di atas kasur kamar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa rumah Musthofa sengaja diteror pasca penggerebekan lokasi perjudian beberapa waktu lalu. Diduga, pelaku geram lantaran mengira bahwa Musthofa yang melaporkan aksi perjudian tersebut kepada polisi.

Mengetahui hal tersebut, GP Ansor Kabupaten Sidoarjo mendesak agar Musthofa melaporkan aksi pelemparan itu. Musthofa, yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Mindi 1 Porong itu akhirnya melapor ke Mapolsek Porong pada Minggu (25/09) pagi.

Dalam keterangannya di hadapan awak media, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, H Reza Ali Faizin mendesak aparat kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus pelemparan tersebut. “Kami mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan Ketua Ranting NU Kedungsolo. Karena ini menyangkut institusi NU,” ujarnya, Senin (26/09).

Reza juga menegaskan, pihaknya akan mengawal serius kasus tersebut. Bahkan dalam waktu dekat, Reza juga mengaku bakal mengelar apel pasukan di halaman Polsek Porong.

Sementara, dijelaskan oleh Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, M Nizar bahwa sebelum aksi pelemparan terjadi, Musthofa sempat didatangi 2 orang yang diduga preman dan menanyakan terkait penggerebekan arena judi di wilayah tersebut. “Sebelumnya, Pak Musthofa didatangi 2 orang preman dan menanyakan apakah beliau yang melaporkan adanya perjudian. Dijawab oleh Pak Mustofa, bahwa buat apa membuat laporan, lha wong itu sudah jelas dilarang oleh negara. Nah, malam harinya, ada pelemparan itu,” kata M Nizar menirukan Musthofa.

Keterangan gambar: (dari kiri) Waka PC GP Ansor, M Nizar, Sekretaris PC GP Ansor, Reza Ali Faizin, Komandan Banser, Akhmali.(foto: kurniawan)