LL

ADAKIATANEWS, Blitar – Seorang pemuda di Blitar Jawa Timur, tewas setelah tertabrak Kereta Malioboro Express jurusan Malang-Jogja. Pemuda tersebut diduga frustasi akibat sakit yang diidapnya dan sering terlihat hilir mudik di persimpangan kereta. Ibu korban menangis hingga pingsan, mengetahui anaknya tewas mengenaskan.

Keluarga Defris Prasetyo Kuncoro, 18 tahun warga Desa Sawahan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, korban tewas kecelakaan maut Kereta Malioboro Express jurusan Malang-Jogja, terus menangis histeris usai melihat jasad debris yang terpotong-potong. Bahkan tak lama kemudian, ibunda Defris pun pingsan tak kuasa menahan kesedihan.

Defris tewas di perlintasan kereta Jalan Veteran Kota Blitar. Usai menabrakkan diri pada Kereta Malioboro Express yang tengah melintas dari arah timur. Dari keterangan keluarga, pria tersebut diketahui frustasi akibat penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh.

Diduga tak  kuat menahan penderitaan tersebut, iapun akhirnya memilih bunuh diri. Dari keterangan saksi mata, Defris berjalan diatas rel kereta dan menabrakkan diri pada kereta yang tengah melaju.

Alimah, Seorang saksi mata mengatakan saat itu korban berdiri dan berjalan di atas rel kereta Malioboro Exspres yang datang dari arah Jakarta – Malang. “Saat itu sudah diteriaki tapi tetap berjalan sehingga tersambar kereta api dan tubuhnya terlempar hingga puluhan meter,” ujar Alimah

Defris keluar dari rumah, sekitar pukul 5 pagi tanpa sepengetahuan keluarga. Keluarga yang mencari, baru mengetahui keberadaan Defris setelah mendapatkan informasi terjadinya kecelakaan tersebut.

Polisi langsung mengevakuasi jasad Defris ke rumah sakit Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan otopsi. (Awan K/Jati)

Keterangan Gambar : TKP dan Kondisi korban saat menabrakan diri pada Kereta Malioboro