width=

Kediri(Adakitanews.com) – Seorang sales yakni Septian Yota (35) asal Jalan Hos Cokroaminoto Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota.

Menurut Kasi Humas Polsek Pesantren, Iptu M. Mexrot, penangkapan Septian Yota ini adanya dugaan praktik penggelapan dalam jabatan.

Pihak kepolisian mendapat laporan dari HA (51) sebagai manajer PT Indomarko Adi Prima Cabang Kediri membawa beberapa bukti.

Barang bukti yang diserahkan kepada Polsek Pesantren yakni empat lembar BA audit, 11 lembar rekap faktur keluar, 12 rincian piutang, 11 lembar rekap barang keluar, 62 lembar faktur penagihan, dan satu unit tab warna hitam.

Berawal dari adanya Laporan Polisi (LP) tersebut, personel Polsek Pesantren pun segera melakukan penyelidikan.

Septian Yota sehari-hari sebagai sales di PT Indomarko.

Dia bertugas melakukan penagihan uang tagihan, namun kenyataannya uang tersebut tidak disetorkan pada PT Indomarko.

Tindakan Septian ini dilakukan selama dua bulan sehingga PT Indomarko mengalami kerugian Rp271 juta.

“Selanjutnya dilakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku, namun tidak berada di kediamannya,” ujarnya, Minggu (28/3/2021).

Akhirnya, personel Untuk Reskrim Polsek Pesantren yang mengetahui lokasi Septian pun segera melakukan penangkapan.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (28/3/2021) sikitar pukul 19.00 WIB.

Lokasi penangkapan saat Septian berada di Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Septian pun segera dibawa ke kantor Polsek Pesantren untuk proses hukum lebih lanjut.

Dia pun dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. (Oky).