Kediri(adakitanews.com)—Menyambut HUT Kemerdekaan RI, ke 76 tahun, Polres Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar vaksinasi Covid-19 gratis kepada kaum penyandang disabilitas dan marginal di Lapangan Indoor Mapolres Kediri Selasa (10/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Dandim 0809 Letkol Inf Ruly Eko dan Kepala Dinas Kesehatan dr Ahmad Khotib.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menyampaikan dalam vaksinasi ini akan menyasar ribuan kaum disabalitas di Kabupaten Kediri.

“Jumlah disabilitas di Kabupaten Kediri mencapai 4 ribuan dan kami akan terus lakukan vaksinasi untuk mereka secara berkala,” ujarnya Selasa (10/8/2021).

Masih kata AKBP Lukman pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kediri akan proaktif bantu jemput bola melakukan vaksinasi Covid-19 kepada kaum disabalitas.

“Petugas kami juga akan melakukan antar jemput untuk vaksinasi. Dan alhamdulilah antusias dari mereka sangat bagus untuk ikuti vaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Persatuan Disabilitas Kabupaten Kediri Umi Salamah menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Kediri yang memperlihatkan kaum disabalitas.

“Harapan kami teman – teman disabalitas tidak takut untuk divaksin dan tak percaya dengan berita hoax. Karena vaksin ini penting untuk kesehatan kita bersama,” ungkapnya.

Menurut Umi Salamah bahwa saat ini jumlah kaum disabalitas di Kabupaten Kediri yang terima vaksin masih sedikit karena ini baru pertama.

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Kediri akan berupaya untuk membantu mempercepat penyuntikan vaksin Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu dr Ahmad Khotib Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyebutkan untuk vaksin Covid-19 bagi kaum disabalitas cukup dilakukan satu kali.

“Jenis vaksin yang digunakan ini Sinofarm, dan hanya cukup satu kali penyuntikan,” ungkapnya.

Menambahkan Ketua IDI Kabupaten Kediri saat ini vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kediri sudah mencapai 34 persen.

“Kami akan terus berupaya untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.(Gar).