Santri Tambak Beras Do’a Bersama Sambut Gelar Pahlawan Kyai Wahab

makam kh wahab@dakitanews Jombang – Ratusan santri PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang menggelar doa bersama di makam KH Wahab Chasbullah, Kamis (6/11). Hal itu sebagai bentuk syukur atas anugerah gelar pahlawan dari pemerintah terhadap KH Wahab yang notebene salah satu tokoh pendiri NU (Nahdlatul Ulama).

Doa bersama itu dipimpin oleh pengasuh PPBU, KH Hasib Wahab atau Gus Hasib. Selain itu juga dihadiri Wabup Jombang Hj Mundjidah Wahab. Dua orang tersebut merupakan putra dari tokoh pendiri NU, Kiai Wahab Chasbullah. “Malam ini kita sekelurga berangkat ke istana presiden untuk menerima SK pengangkatan Kiai Wahab menjadi pahlawan nasional,” ujar Mundjidah sesaat sebelum doa bersama dimulai.

Sebelum doa bersama dimulai, Gus Hasib, Nyai Mundjidah, serta sejumlah kerabat melakukan tabur bunga di atas pusara tokoh NU tersebut. Selanjutnya, ratusan santri yang sudah berada di area makam melantunkan tahlil dan doa secara bersama-sama. Rangkai acara itu dipungkasi dengan menyanyikan syair ‘Ya ahlal wathon’. Syair tersebut merupakan ciptaan Kiai Wahab yang berisi tentang kecintaan terhadap tanah air.

Nyai Mundjidah mengatakan, dia mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas gelar pahlawan yang diberikan kepada ayahandanya. Wabup Jombang ini juga membenarkan bahwa dirinya sudah mendapatkan undangan resmi dari Presiden Jokowi. “Dari keluarga empat orang yang berangkat ke istana. Malam ini kita terbang ke Jakarta,” kata perempuan berkerudung ini.

Dia menjelaskan, undangan resmi dari presiden untuk terkait anugerah gelar pahlawan untuk KH Wahab. Teknisnya, Jumat siang besok, keluarga dari Tambakberas akan menjalani gladiresik sekaligus menerima SK. Selanjutnya, anugerah secara resmi itu akan diserahkan secara langsung oleh Presiden Jokowi dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November. (Hanif/Jati)

Recommended For You