ADAKITANEWS, Kota Blitar – Satresnarkoba Polres Blitar Kota berhasil menangkap tiga pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Ketiganya berhasil diamankan saat salah satu tersangka hendak melakukan transaksi di kawasan Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, penangkapan ketiga pelaku berawal saat tersangka Agung Triono, 32, warga Jalan Raya Pandean Desa Tangkil Kecamatan Wlingi hendak melakukan transaksi di perbatasan Kelurahan Gedog. Pelaku berhasil diamankan di salah satu warung kopi di wilayah Bence Kecamatan Garum.

“Dari pengakuan Agung, ia mendapatkan sabu dari pengedar lain bernama Yudi Ariananto, warga Jalan Dr Soetomo Wlingi,” jelas Kapolres Blitar Kota, Jumat (15/12).

Mendapati informasi tersebut, lanjut AKBP Adewira, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka Yudi Ariananto, dan berhasil ditangkap rumahnya. Senada dengan tersangka pertama, Yudi Ariananto mengaku jika ia membeli sabu-sabu tersebut dari pengedar lain bernama Meddy Wibowo, 46, warga Jalan Arjuna Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

“Berkat kesigapan petugas ketiga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.

Di hadapan petugas, tersangka Meddy Wibowo mengaku baru menjadi pengedar sabu selama tiga bulan terakhir. Sabu itu ia dapatkan dari pengedar di Surabaya, dengan harga Rp 1 juta per satu gram dan dijual kembali dalam plastik klip berisi 0,28 gram, dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per paket. Ia juga mengaku rata-rata pembelinya merupakan pengguna baru. “Dijual dengan sistem ranjau pak,” ungkapnya.

Dari ketiga pelaku, berhasil diamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 5,14 gram sabu, satu botol bekas minyak zaitun yang digunakan sebagai bong, dua buah korek api, pipet, serta sedotan.

Ketiga pelaku melanggar pasal 35 dan 36 undang-undang kesehatan RI dan peredaran narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(fat/wir)

Keterangan gambar: AKBP Adewira Negara Siregar, Kapolres Blitar Kota saat menunjukkan barang bukti.(foto : fathan)