ADAKITANEWS, Blitar – Aksi nekat membuat SIM palsu dilakukan Sugianto, 44, warga Dusun Sidomulyo RT 1/RW 3 Desa/Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. SIM palsu ini diketahui saat tersangka terjaring operasi zebra yang dilakukan Satlantas Polres Blitar, Senin (06/11).

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, penangkapan ini berawal ketika petugas Satlantas Polres Blitar melakukan operasi zebra tahun 2017. Pada saat dilakukan pemeriksaan pada tersangka, petugas lalu lintas mencurigai tentang SIM tersebut. Setelah dilakukan pendalaman dengan mengecek SIM tersebut, ternyata SIM yang digunakan tersangka palsu.

“Saat ini kita masih mendalami, apakah tersangka terkait dengan jaringan pemalsu dokumen penting yang lain. Tetapi berdasarkan penyelidikan dan penyidikan awal bahwa tersangka membuat sendiri dan melakukannya untuk kepentingan pribadi,” kata Kapolres, Selasa (07/11).

AKBP Slamet menjelaskan, bahwa setiap dokumen negara dilengkapi dengan tanda khusus. Dan petugas saat itu melihat serta membandingkan dengan tanda-tanda khusus dalam SIM asli dengan yang dimiliki tersangka. Selain itu, SIM palsu itu diketahui juga berdasarkan data yang dimiliki.

“SIM yang palsu ada 2, yaitu SIM B1 dan C. Tanda monogram pada SIM palsu sudah terlihat. Selain itu, bahan yang digunakan dalam membuat SIM juga berbeda,” jelasnya.

Sementara itu menurut pengakuan tersangka, bahwa membuat SIM palsu ini agar saat ada razia tidak kena tilang. Selain itu ia juga mengaku membuatnya untuk kepentingan pribadi.

“Saya sudah 2 kali mencoba membuat SIM asli tapi tidak lulus. Dengan membawa foto dan menscan difotokopian, akhirnya saya berhasil membuat SIM palsu ini,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya saat menunjukkan barang bukti.(foto : fathan)