ADAKITANEWS, Kota Blitar – Memasuki penghujung tahun, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Kota Blitar mulai intensif menggelar patroli serta menyasar berbagai pedagang baik eceran maupun pedagang besar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hariyanto mengatakan, dari hasil patroli yang dilakukan pada Rabu (29/11) malam, pihaknya menemukan sebanyak 70 rokok ilegal merk PAS, 9 botol arak jowo, 10 botol miras berbagai merk, dan 1 jeriken arak jowo dengan kapasitas 35 liter. “Ini sebagai bentuk antisipasi kita terutama jelang Natal dan Tahun baru,” kata Hariyanto, Rabu (29/11) malam.

Para pedagang yang dirazia, lanjut Hariyanto, terbukti telah melanggar aturan dengan menjual miras hingga rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai. Para pedagang, menjual barang tersebut dengan berbagai modus demi mengelabuhi petugas.

“Para pedagang yang kita razia ini telah melanggar Perda nomor 1 tahun 2017 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Modusnya macam-macam, salah satunya jualan bahan bangunan tapi nyambi jualan miras,” jelasnya

Hariyanto menegaskan, para pedagang yang dagangannya disita akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia menambahkan, patroli dan razia serupa akan terus dilakukan. “Kita akan periksa dari mana para pedagang mendapatkan rokok ilegal ini. Biar Natal dan Tahun Baru di Kota Blitar tetap kondusif,” paparnya.

Hariyanto juga mengancam untuk menutup para pedagang yang masih nekat berjualan rokok ilegal meski telah diingatkan petugas. “Ya kalau masih nekat, bakal kita cabut izinnya,” tandasnya.(fat)

Keterangan gambar: Petugas Satpol PP Kota Blitar menunjukkan hasil razia.(ist)