Satpol PP Lakukan Penjagaan di Bangunan Kampus UB Kota Kediri

1048

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sebanyak 8 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri melakukan penjagaan ketat di komplek bangunan Universitas Brawijaya (UB) Kota Kediri. Hal itu dilakukan pasca adanya aksi pencopotan genting bangunan oleh pihak sub kontraktor pada Jumat (21/02) lalu.

Komandan Regu 1 Patroli Satpol PP Kota Kediri, Cahyo mengatakan, ia dan rekan-rekannya yang lain disiagakan untuk berjaga-jaga di bangunan Kampus UB Kelurahan Mrican Kota Kediri. Lantaran sebelumnya, sempat terjadi kegaduhan akibat pihak Sub Kontraktor mencopoti 500 genting bangunan UB. “Kami diperintah hanya untuk berjaga-jaga saja, agar tetap aman kondusif,” ujarnya, Sabtu (22/04) siang.

Ditanya terkait sampai kapan penjagaan itu dilakukan, Cahyo mengaku kemungkinan pihak Satpol PP Kota Kediri tetap siaga hingga Jumat (28/04) depan. “Kemungkinan kami akan diperintah agar tetap siaga hingga pelunasan tersebut,” imbuh Cahyo.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PU Kota Kediri, Sunyata mengatakan, pihak yang mencopoti genting itu adalah Sub Kontraktor lantaran uang pelunasannya belum juga diberikan oleh Kontraktor utama, yakni sekitar Rp 2 miliar.

“Itu urusannya pihak Sub Kontraktor dan Kontraktor, kemungkinan kami hanya bisa memfasilitasi untuk mediasi saja. Kemarin saya sempat mendengar kalau pihak Kontraktor akan membayar kepada Sub Kontraktor pada Kamis (20/04). Namun ditunggu hingga malam belum juga dibayar, malah janji lagi akan melunasi pada Jumat (28/04) depan. Pihak Pemerintah Kota memang juga belum lunas, masih membayar sekitar 85 persen,” cakapnya, Jumat (21/04) siang.

Senada dengan hal tersebut, Kabag Humas Pemkot Kediri, Apip Permana melalui pesan singkat Whatsapp juga mengatakan kepada Tim Adakitanews.com, bahwa pihaknya hanya akan berurusan dengan Kontraktor bangunan UB, dan tidak ada sangkut pautnya dengan tindakan Sub Kontraktor yang mencopoti genting bangunan Universitas Brawijaya Kota Kediri. “Pemkot hanya berhubungan dengan Kontraktor,” ujarnya singkat, Jumat (21/04) malam.

Saat ditanya lebih lanjut terkait apa tindakan Pemkot Kediri dengan adanya masalah tersebut, Apip Permana belum menjawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pencopotan 500 genting di proyek pembangunan Universitas Brawijaya Kediri oleh pihak Sub Kontraktor dilakukan lantaran belum adanya pelunasan pembayaran oleh kontraktor.(udn)

Keterangan gambar : Petugas Satpol PP Kota Kediri bersiaga di depan bangunan Kampus UB Kediri.(foto:fasihhuddin kholili)