Tower Taman-1

ADAKITANEWS, Madiun – Satpol PP Kota Madiun menyegel tower milik salah satu provider di Jalan Margobawero Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Kamis (11/6). Penyegelan dilakukan karena keberadaan bangunan hendak digunakan untuk pembangunan tower, tercatat belum berijin di Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu (KPPT) setempat.

“Kami buka lagi segel ini, setelah proses perijinan selesai. Kami sarankan segera mengurus perijinan dulu, jika seluruh ijin lengkap pasti segel dibuka. Sebelum kami segel, kami memanggil pemilik tower untuk dimintai keterangan,” ujar Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Madiun Sadeli, kepada pengelola pembangunan tower.

Ia mengatakan pemilik tower sempat dipanggil untuk dimintai keterangan dan datang setelah panggilan ketiga. Hasilnya, bangunan yang hendak digunakan untuk memperkuat sinyal salah satu provider terindikasi bodong. Tindakan penyegelan dilakuan satpol PP,  menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan bangunan yang belum mengantongi ijin.

Menurutnya selama Januari 2015 sampai saat ini, Satpol PP sudah melakukan penyegelan sekitar 10 tower tidak mengantongi ijin. Tidak hanya menempelkan stiker “Disegel”, petugas yang beranggotakan sekitar 10 orang itu juga memasang garis dilarang melintas milik anggota satpol PP. (UK)

Keterangan Gambar : Petugas Satpol PP Kota Madiun tengah memasang segel di salah satu bangunan tower milik salah satu provider di Jalan Margobawero, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.