Satpol PP Temukan Gadis Putus Sekolah Gelar Pesta Miras dengan 2 Pria

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dalam rangka Cipta Kondisi selama bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri kembali menggelar giat operasi di beberapa lokasi di Kota Kediri, Senin (05/06).

Anggota Satpol PP Pemkot Kediri, Budianto yang memimpin jalannya operasi ini mengatakan, sasaran pertama razia adalah tempat hiburan yang masih buka di bulan Ramadan, dan lokasi rumah kos yang disinyalir banyak digunakan oleh pasangan muda berbuat mesum. Dengan target operasi lainnya yakni miras, narkoba, dan senjata tajam (sajam).

“Satpol PP melaksanakan giat ops untuk keamanan dan ketertiban setelah mendapat pengaduan masyarakat terkait adanya tempat kos yang dihuni muda-mudi dan adanya peminum miras di bantaran Sungai Brantas,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, lokasi pertama dan kedua yakni tempat hiburan di Kecamatan Pesantren dan rumah kos Bandar Lor, petugas tidak menemukan pelanggaran sama sekali.

Tidak puas dari hasil tersebut, petugas kemudian melanjutkan operasi di lokasi ketiga di Bantaran Jembatan Brawijaya. Di lokasi tersebut, petugas menemukan 1 pemuda membawa miras jenis arjo (arak jowo), dan 2 pria serta 1 gadis yang sedang menggelar pesta minuman keras.

Mereka yang terjaring diantaranya SUG, 16, pemuda asal Kecamatan Kras, Ari Eko Marsudi, 22, asal Desa Jabang Kecamatan Kras, Agus Bastomy, 28, warga Bulak Banteng Wetan gang 1 RT 3/RW 9 Surabaya, serta gadis berumur 19 tahun bernama Salma Azzahra, 19, asal Desa Jabang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

“Dari 3 pemuda dan 1 pemudi ini setelah diselidiki, dia memakai obat dobel l perhari 10 pil,” ujar Budianto.

Gadis yang tidak tamat sekolah MTs ini mengaku sudah lama tidak pulang ke rumah dan tidur di jalan, serta mengaku pernah jadi pemandu lagu di Kota Blitar.

Budianto menambahkan, selanjutnya Salma akan diserahkan ke Polsek Mojoroto untuk diberi tindakan karena mengkonsumsi obat terlarang. “Kita akan mengirim gadis ini ke Polsek Mojoroto sebagaimana pihak polisi yang berwenang untuk efek jera, karena mengkonsumsi dobel l dengan dosis rutin tiap hari 10 butir pil,” imbuh Budianto saat diwawancarai Tim Adakitanews.com.

Terkait operasi tersebut, Budianto juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar pada malam hari selama Ramadan. Ia juga berpesan kepada para pemuda saat ini agar selalu berperilaku baik karena mereka adalah calon penerus bangsa.(kdr9)

Keterangan gambar : Pemuda pemudi saat menunjukkan miras kepada petugas Satpol PP.(foto: taufiqur rachman)

Recommended For You