ADAKITANEWS, Kota Madiun – Daging kerbau beku yang diimpor dari India ditemukan oleh anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun Kota dalam kegiatan Operasi Cipta Kondisi, Selasa (13/06) malam.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro tersebut berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB dengan sasaran utamanya adalah bahan peledak, senjata tajam, dan narkoba.

Berdasarkan pengamatan Tim Adakitanews.com di lapangan, petugas berkonsentrasi di pintu masuk Kota Madiun, atau tepatnya di sebelah utara terminal Purboyo Madiun. Seluruh kendaraan baik roda dua, roda empat, serta angkutan bak terbuka maupun tertutup diperiksa petugas.

Operasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan serta angkutan barang yang wajib diperiksa dan dicocokkan dokumen dengan barang bawaannya. Alhasil, dari salah satu truk yang diperiksa petugas ditemukan puluhan kardus daging beku impor. Daging tersebut berdasarkan pengakuan sopir, dibawa dari Surabaya ke pemesan yang ada di Kota Ponorogo.

“Saya baru sekali membawa truk ini, kalau isi muatannya apa saya tidak paham,” elak Suwito, sopir truk bernopol B 9113 MH tersebut.

Di dalam boks truk yang dilengkapi mesin pendingin tersebut, terdapat puluhan kardus daging beku yang masing-masing memiliki bobot 20 kilogram.

“Memang benar kita temukan puluhan daging beku yang diduga daging kerbau dengan total bobot 4.120 kilogram yang berasal dari India serta akan dikirim ke wilayah Siman Ponorogo,” urai AKP Logos.

Namun menurut AKP Logos, pihaknya tidak bisa melakukan penahanan dikarenakan tidak ada dasar hukum. Disinggung mengenai Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 524 tahun 2010, AKP Logos menjelaskan jika edaran tersebut hanya mengatur pelarangan impor daging dari luar negeri tapi tidak mencantumkan sanksi apabila imbauan tersebut dilanggar, sehingga pihaknya hanya meminta satu kardus untuk dijadikan sampel untuk nantinya diperiksa di laboratorium bersama-sama dengan Dinas Peternakan.

“Berdasarkan pengakuan sang sopir daging ini nantinya akan dibuat bakso oleh pemesannya, ” lanjut AKP Logos.

Terkait sampel tersebut, Kasatreskrim menegaskan jika nantinya dalam pemeriksaan ditemukan kandungan daging yang tidak sesuai, maka akan dilakukan proses lebih lanjut.(bud)

Keterangan gambar : Sampel daging yang akan diperiksa.(foto : budiyanto)