ADAKITANEWS, Jombang – Kawanan perampok yang memasuki salah satu rumah di wilayah Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang, berhasil membawa kabur uang tunai senilai puluhan juta rupiah beserta barang berharga lainnya. Pencurian dengan tindak kekerasan ini, juga menelan korban jiwa yang menimpa pemilik rumah.

Kapolsek Jogoroto, AKP Sumiyanto mengatakan bahwa perampokan tersebut terjadi di rumah keluarga H Suyanto di Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. “Perampokan diperkirakan sekitar pukul 02.30 WIB,” ungkap Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), AKP Sumiyanto mengungkapkan bahwa pelaku perampokan yang diperkirakan berjumlah 5 orang ini, telah berhasil membawa kabur beberapa barang berharga milik korban.

“Barang yang diambil oleh kawanan perampok yakni uang tunai sejumlah Rp 50 juta, 2 gelang emas dengan berat masing-masing 40 gram dan 20 gram, serta 1 kalung emas dengan berat 20 gram dan 3 cincin dengan berat masing-masing 5 gram. Dan juga ada 2 kendaraan bermotor yang dibawa lari berupa 1 unit sepeda motor merk kawasaki ninja 150 warna hijau dan 1 buah truk warna biru polos beserta muatannya berupa gabah 9 ton,” papar Kapolsek Jogoroto saat dikonfirmasi, Rabu (08/11).

Tidak hanya mengambil barang milik korban, menurut Kapolsek Jogoroto pelaku perampokan juga melakukan tindak kekerasan terhadap pemilik rumah yang diketahui sebagai juragan beras itu. AKP Sumiyanto melanjutkan, kawanan perampok yang menyelinap masuk ke rumah berjumlah 5 orang dengan memakai cadar atau penutup wajah ini, berhasil melumpuhkan korbannya dengan mengikat tangan dan kaki dengan kawat dan menutup mulut korban dengan lakban.

“Pada saat kejadian, korban Hj Munadziroh, 49, sedang berada di ruang tengah menonton televisi. Mengetahui hal tersebut, pelaku langsung mengancam korban dengan senjata tajam dan meminta korban untuk menunjukkan barang berharganya. Mengetahui suaminya, H Suyanto, 69 yang sedang berada di kamar, kawanan perampok seketika itu juga turut mengamankannya dengan mengikat tangan dan kedua kaki korban dengan kawat,” Kapolsek Jogoroto menjelaskan.

Setelah mengambil seluruh harta korban dan pelaku meninggalkan lokasi, lanjut Kapolsek, Hj Munadziroh yang berhasil melepaskan diri dari jeratan tali kawat langsung menghubungi anaknya dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tetapi, hal nahas menimpa keluarga korban perampokan. H Suyanto yang diketahui dalam keadaan lemas tersebut, meninggal dunia pada saat mendapat pertolongan medis di Puskesmas Mayangan. “H Suyanto meninggal dunia, selang beberapa menit saat mendapatkan pertolongan medis. Menurut keterangan, H Suyanto meninggal dunia karena sesak nafas,” ujar Kapolsek.

Saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku perampokan dengan tindak kekerasan yang berujung hilangnya nyawa seseorang.(ar)

Keterangan gambar: Suasana di lokasi rumah korban perampokan.(ist)