ADAKITANEWS, Kota Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 untuk Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi ditutup pada Selasa (20/06) pukul 12.00 WIB.

Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, SDN Sukosari yang berlokasi di Kelurahan Sukosari Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun hanya diisi oleh satu pendaftar. Padahal sesuai Peraturan Walikota Nomor 11 tahun 2017, SDN Sukosari mendapatkan pagu satu rombongan belajar dengan siswa maksimal 28 anak.

Saat Tim Adakitanews.com mendatangi sekolah tersebut, salah satu guru menjelaskan jika keadaan serupa sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa tahun. “Setiap tahun keadaannya seperti ini. Tapi tahun ini kita sangat prihatin bahkan untuk menjaring murid baru para guru mencari siswa di lingkungan sekolah dengan door to door,” jelas guru tersebut yang menolak ditulis namanya.

Bahkan menurutnya, pihak sekolah beberapa waktu yang lalu juga pernah berkonsultasi dengan Kepala Kelurahan Sukosari untuk ikut memberikan arahan kepada warganya, agar menyekolahkan anaknya di SDN Sukosari. Namun hasilnya tidak signifikan hingga saat ini.

Data yang diperoleh dari pihak sekolah menyebutkan, jumlah total murid di SDN Sukosari tersebut hanya 46. Dengan rincian kelas 2 ada 4 siswa, kelas 3 ada 11 siswa, kelas 4 ada 5 siswa, kelas 5 ada 12 siswa, dan kelas 6 ada14 siswa. Dari data tersebut dalam setiap tahunnya memang terjadi kecenderungan penurunan jumlah siswa.

Sementara hingga berita ini ditulis, Tim Adakitanews.com belum bisa menemui atau meminta keterangan kepada Kepala SDN Sukosari, Nurseha. Yang bersangkutan dikabarkan saat itu tidak ada di lokasi serta tidak diketahui keberadaannya. Hal yang sama juga terjadi saat Tim Adakitanews.com mencoba menghubungi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Sutoyo. Dari pesan singkat yang dikirim juga belum ada balasan.(bud)

Keterangan gambar : Proses pendaftaran online di SMPN 1 Kota Madiun.(dok. adakitanews.com)