Sebanyak 30  Preman dan Pengamen Terjaring Razia

ADAKITANEWS20150122_141217, Tulungagung – Sebanyak 30 preman dan pengamen berhasil diamankan Polres Tulungagung dalam razia cipta kondisi yang dilakukan Kemarin (22/01). Puluhan preman dan pengamen tersebut diamankan karena tidak membaa kartu identitas dan sering meresahkan masyarakat. “Banyak laporan dari masyarakat bahwa aktifitas mereka meresahkan,” ujar Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Edy Herwiyanto.

Puluhan preman dan pengamen ini diamankan dari beberapa tempat. Diantaranya dari terminal Gayatri dan Pasar Boyolangu. Mereka kemudian diangkut ke Polres Tulungagung untuk didata dan diberi pengarahan.

Edy menambahkan, para preman dan pengamen ini kebanyakan berasal dari luar daerah seperti Kediri, Blitar dan Surabaya. “Kita juga lakukan pemeriksaan apakah preman dan pengamen ini tersangkut kasus kriminal jika kita temukan langsung kami proses,” terangnya.

Salah satu pengamen yang terazia, Hadi (58) mengaku hanya mengamen di pasar Boyolangu. Pria asli Surabaya ini ditangkap saat tengah tidur di dekat Polsek Boyolangu. “Saya menghabiskan hidup di jalan dengan mengamen tidak melakukan tindakan kriminal apapun,” tuturnya. (Bram).

Recommended For You