2015-09-11_18.17.25

ADAKITANEWS, Madiun – Seorang nara pidana (napi) dipindahkan dari Lapas Porong Sidoarjo ke Lapas Kelas 1 Madiun, Jum’at (11/9). Meski tidak disebutkan secara pasti alasan pemindahan napi kasus terorisme ini, namun berkembang isu napi tersebut dipindah karena diduga menyebarkan faham radikal di Lapas Porong Sidoarjo.

Menurut Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas 1 Madiun Efendi Johan, napi kasus terorisme itu bernama Abdullah Ummaimyti alias Dullah. “Dipindahkan dari Lapas Porong Sidarjo ke Lapas Kelas 1 Madiun. Tiba sekitar pukul 05.00 pagi tadi. Napi tersangkut kasus tindak pidana terorisme lahir 26 Juni 1980 ini, untuk sementara ditempatkan di blok Y, di bagian klinik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas 1 Madiun Tjahja Rediantana mengaku tidak tahu alasan napi yang pernah di tahan Polda Maluku ini ke Lapas Kelas 1 Madiun. “Tidak tahu kenapa dipindah ke sini. Kami hanya menerima saja, selanjutnya kami terima bisa sesuai dengan tugas kami,” ujarnya.

Sumber di Lapas Kelas 1 Madiun menyebutkan, pemindahan napi ini diduga karena menyebarkan faham radikal di Lapas Porong Sidoarjo. “Akibat dari seringnya mnyeberkan faham radikal di Lapas Porong Sidarjo, timbul keresahan di dalam. Sehingga dia dipindahkan ke Madiun,” ujar sumber yang menolak namanya disebut itu.

Tjahja menyebut bahwa napi Dullah tersangkut kasus tindak pidana terorisme, menyebabkan matinya jiwa orang dan penyerangan mengakibatkan matinya orang, tanpa hak menguasai membawa serta menggunakan senjata api sehingga patut dipandang sebagai perbuatan berkelanjutan. Atas perbuatan itu, terdakwa diganjar dengan vonis hukuman seumur hidup oleh putusan Putusan MA 18 Desember 2006.

Catatan, Abdullah Ummaimyti alias Dullah ditahan di Polda Maluku pada 24 Mei 2005, karena tersangkut sejumlah kasus, yaitu penyerangan dan penembakan di Desa Waimbana, penembakan pendeta Jobkran Hadi Ratu, penembakan KM Laili 7 tanggal 5 Feb 2005, pelemparan granat Desa Bata Merah 21 Maret 2005, dan penyerangan Pos Brimob di Desa Loki Ambon pada 5 Mei 2005. (UK)

Keterangan Gambar : Lapas Kelas 1 Madiun pagi lalu menerima nara pidana teroris pindahan dari Lapas Porong Sidoarjo. Sang napi dipindahkan diduga akibat menyebarkan paham negatif.