Sebelum Meninggal, Korban Perahu Tambang Sempat Berujar Aneh

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Isak tangis keluarga seketika pecah saat jenazah Khoirun Nisa, 30, korban insiden tergulingnya perahu tambang penyeberangan di Kali Mas Dusun Serbo Desa Bogem Pinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo tiba di Puskesmas Balongbendo, Jumat (14/04) sekitar pukul 11.00 WIB.

Keluarga korban tak henti-hentinya menangis melihat jenazah Khoirun Nisa yang sudah membengkak dan biru. “Kok iso peyan koyo ngene ning (kok bisa kamu seperti ini mbak, red),” ujar seorang wanita sembari menangis sejadi-jadinya.

Bahkan suara tangisan tersebut belum juga usai saat jenazah dibawa pulang ke rumahnya di Dusun Bakalan RT 4/RW 2 Desa Wringinpitu Balongbendo.

Jenasah Khoirun Nisa, disalatkan dan dimakamkan bersama jenasah suaminya Nur Kholis di TPU desa setempat.

Di mata tetangga, Nur Kholis dan Khoirun Nisa dikenal sebagai sosok yang ramah. Meskipun keduanya sama-sama bekerja, ketika ada waktu luang mereka selalu berbaur dengan tetangga.

Menurut Budi, 43, warga sekitar, pasutri ini memiliki 2 orang anak. Yang pertama adalah perempuan dan sudah duduk di bangku SMP, dan anak kedua masih berumur 3 tahun. “Anak yang pertama itu dari hasil pernikahan Khoirun Nisa dengan suami pertama. Lalu setelah bercerai, almarhumah menikah dengan almarhum Nur Kholis,” jelasnya kepada Tim Adakitanews.com.

Pria berkumis ini mengatakan kalau pasutri tersebut sama-sama bekerja di kawasan Wringinanom, Gresik. “Suaminya kerja bangunan, istrinya di Pabrik Sandal,” katanya.

Budi menambahkan biasanya Ilham, anak kedua pasutri itu dibawa ke tempat kerja Nur Kholis. Namun saat itu, entah kenapa, keduanya tidak membawa anaknya itu. “Dari pagi Ilham sudah rewel mencari orang tuanya,” ujarnya.

Menurutnya sebelum kejadian Khoirun Nisa perilakunya sudah tidak seperti biasanya. “Tadi ada teman kerjanya di pabrik saat takziah bilang, sehari sebelum kejadian almarhumah tiba-tiba bilang, nek aku mati opo kowe arep ndelok? (kalau aku meninggal apa kamu mau melayat,red),” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Jenazah korban Khoirun Nisa saat dievakuasi di Puskesmas Balongbendo. (bawah) Jenazah Nur Kholis dan Khoirun Nisa saat diberangkatkan ke pemakaman.(foto : mus purmadani)

Recommended For You