Blitar(adakitanews.com)—Ledakan tabung LPG terjadi di sebuah kios LPG di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Sabtu (12/9/2020). Pemilik kios, Ipung (47) mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut. Saat ini korban dirawat di rumah sakit untuk proses penyembuhan.

Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan menugkapkan awalnya ssaksi Umi Soleh memberitahu kepada istri korban, Karti bahwa ada bau kebocoran Gas LPG. Mengetahui hal tersebut korban yang berada dibelakang menuju kedepan untuk mengecek adanya baunya gas yang bocor dari arah toko LPG miliknya.

Pada saat melakukan pengecekan bau gas korban menyalakan rokok sehingga menyebabkan ledakan,” ungkap Iptu Rochan.

Mendengarkan ledakan, Kartu langsung menuju kedepan ketempat toko gas LPG miliknya. Saksi mengetahui suaminya keluar dalam keadaan luka bakar pada kaki , tangan dan muka. Mujiono, saksi lain yang mendengar hal tersebut langsung menghampiri sumber ledakan dan mendapati korban dalam keadaan luka bakar sekitar 25 persen.

Mujiono membantu Ipung menyiram tabung gas LPG menggunakan Air dibantu warga lainnya memadamkan kalender yang terbakar. Akibat ledakan tabung LPG tersebut menyebabkan atap gudang rusak 80 persen dan pintu depan toko yang terbuat dari kayu terbuka.

Mendengar ledakan petugas Polri, PMK, dan PMI yang berada di kantor Bawaslu Kota Blitar yang berada tidak jauh dari lokasi ledakan langsung menuju lokasi untuk melaksanakan penanganan lebih lanjut. Saat ini korban di bawa ke RS Suhada haji Kota Blitar untuk dilakukan penanganan Luka Bakar.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 5 juta rupiah,” ungkap Iptu Rochan. (Rosh)