ADAKITANEWS, Sidoarjo – Ahmad Muzaki, 38, warga Tambak Mayor Kelurahan Asemrowo Surabaya ditangkap anggota Satnarkoba Polresta Sidoarjo lantaran diketahui menjadi pengedar sabu. Tersangka ditangkap pada Kamis (04/05) dan dengan barang bukti 21 poket sabu dengan total berat 9,12 gram.

Kasatnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan dari pengembangan penangkapan kurir sabu berinisial R. Sabu yang didapat R berasal dari Muzaki yang tinggal di Surabaya. “Karena itu tersangka Ahmad Muzaki kami tangkap di wilayah Surabaya,” katanya.

Dia mengungkapkan, dalam penangkapan Muzaki di rumahnya polisi mendapai 21 poket sabu yang disimpan di sejumlah ruangan. Tidak hanya di kamar, sabu tersebut disimpan rapi oleh tersangka di sejumlah tempat berbeda. “Biar tidak ada yang mengetahui keberadaan sabu, makanya disimpan secara terpisah,” terangnya.

Parahnya lagi, Muzaki rupanya juga menyediakan bilik untuk tempat pelanggannya menyedot sabu. Bilik yang berada di lantai 2 rumahnya tersebut disediakan bagi pelanggan rutinnya.

Menurut Kompol Sugeng, pelanggan yang mendapatkan fasilias bilik tersebut merupakan pelanggan yang kenal dekat dengan Muzaki. Karena itu, tidak sembarang pembeli sabu yang mendapatkan fasilitas bilik yang ditata sangat rapi dan nyaman tersebut. “Biliknya khusus dan ada banyak fasilitas di dalamnya,” imbuh mantan Kanit IV Subdit II Ditresnarkoba Polda Jatim ini.

Dalam penggerebekan, polisi juga mengamankan dua timbangan yang digunakan tersangka menimbang berat sabu. Barang haram tersebut didapat oleh Muzaki dari pengedar sabu lain asal Surabaya.(sid2)

Keterangan gambar : Ahmad Muzaki, tersangka pengedar sabu.(ist)