ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sekda Kabupaten Sidoarjo, Djoko Sartono kembali memenuhi panggilan Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Senin (28/08). Kali ini, alumni Universitas Airlangga tersebut diperiksa terkait klarifikasi dana yang digunakan kunjungan ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah tim penyidik Kejari Sidoarjo bersama auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim menemukan brankas berisi uang sisa kunjungan ke luar negeri yakni ke Ukraina, senilai 2.000 dollar atau senilai Rp 27 juta.

Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo mengatakan dari hasil pemeriksaan, Sekda, Djoko Sartono tidak ikut rombongan Bupati dan tersangka Amral Soegianto ke Ukraina.

“Jadi pemeriksaan ini hanya klarifikasi kunjungan itu menggunakan dana apa saja dan bersumber dari mana. Rencananya, hasil klarifikasi itu bakal dicocokkan dengan temuan-temuan tim audit BPKP. Dan yang sedang didalami penyidik adalah anggaran-anggaran ke Ukraina yang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya ketika dihubungi Tim Adakitanews.com melalui telepon seluler, Selasa (29/08).

Selain melakukan pemeriksaan terhadap Djoko Sartono, Mantan Kasi Intel Kejari Batam ini mengaku juga memeriksa istri tersangka Amral Soegianto. “Istri Amral diperiksa terkait aset-aset yang dimiliki suaminya. Hasilnya akan didalami tim penyidik untuk menentukan langkah selanjutnya,” pungkasnya.(pur)

Keterangan gambar : Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo (dok. Adakitanews.com)