ADAKITANEWS, Kediri – “Belajarlah melihat sinar terang di balik setiap awan mendung. Setiap tantangan mengandung pelajaran besar. Tantangan ditujukan untuk memperlambat kita agar kita punya cukup waktu untuk mempelajari berbagai hal yang perlu kita pelajari dalam perjalanan menuju impian kita”.

Demikianlah kata awal yang disampaikan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Eggy Adityawan dalam acara sosialisasi Pentingnya Legalitas bagi UMKM. Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul pada Rabu (11/10) tersebut, bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), atau yang dulu biasa disebut Kantor Perizinan. Dengan narasumber dari DPMPTSP, Kantor Pekerjaan Umum, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang membahas terkait masalah perizinan usaha.

Eggy Adityawan menekankan bahwa kunci sukses dalam berusaha atau berdagang, adalah harus terpercaya terlebih dahulu, mempunyai sifat sidiq, dalam artian apa yang ditawarkan harus baik, bermutu atau berkualitas, serta jangan sampai barang tersebut berubah atau menyusut.

“Yang kedua kita harus amanah, yang ketiga kita harus mempunyai sifat menyampaikan, maksudnya kita harus selalu berdiskusi kalau ada kendala di lapangan bisa dipecahkan bersama dengan yang bersangkutan jangan dengan orang lain. Keempat fatonah,” ujarnya.

Eggy mengatakan, bisnis itu diawali dengan niat. Berangkat pagi tidak lupa berdoa, berangkat mendapat pahala, dijalan pun kalau ada apa-apa, bisa khusnul khotimah. “Pulang pun sudah ayem atau bisa bahagia. Sebaliknya kalau pagi kita berangkat bekerja tidak berdoa, bekerja dari pagi sampai sore kita bekerja pun percuma, tidak dapat pahala, kalau ada apa-apa di jalan pun kita tidak khusnul khotimah,” lanjutnya.

Terkait model pesanan limited, Eggy menyampaikan bahwa fokus pesanan itu bisa saja berupa bijian. Dan untuk harga yang lebih mahal, sebenarnya hal tersebut tidak masalah lantaran yang terpenting adalah soal kualitas dan kuantitas, yang bisa lebih baik. “Apalagi diimbangi dengan terpercaya, diskusi dan pelayanan yang baik, semua usaha kita tidak akan sia-sia. Apalagi sekarang kita bersaing dengan tenaga mesin yang semuanya serba komputer, teknologi canggih, lebih murah dan lebih cepat. Inilah sebagai tantangan kita, dan jangan takut kalau kalah bersaing karena rezeki itu insyaallah tidak akan lari atau tertukar,” terang Eggy.

Ia menjelaskan, sifat rezeki itu seperti kematian. Meski tidak meminta, tetapi Tuhan akan tetap memberi sesuai dengan cara-Nya sendiri. “Tetapi di dalam berbisnis atau berusaha jangan sampai kita melakukan kecurangan. Cara-cara yang dilarang dengan Kaidah Agama Islam, jangan sampai uang untuk keluarga ujung-ujungnya malah tidak barokah,” jelentrehnya.

Bagaimana cara mendapat barokah? Eggy menerangkan, misalnya saat mendapatkan pesanan yang biasanya bisa selesai atau terkirim tepat waktu, namun dengan adanya kesibukan atau kepentingan lainnya akhirnya pesanan tersebut bisa mundur. “Itulah yang menjadikan kita tidak dipercaya lagi. Jadi jaga komitmen dan tepat waktu,” pesannya.

Selain diberikan banyak penjelasan, dalam acara tersebut juga diisi sesi tanya jawab terkait kendala-kendala yang dihadapi oleh para UMKM. Disamping harus memiliki izin usaha dan melegalkan usahanya yang sudah disampaikan oleh DPMPTSP Kabupaten Kediri, saat ini sedang marak teknologi canggih yang semuanya bersifat online. Meski hal itu membuat persaingan dagang menjadi sangat ketat lantaran didukung mesin-mesin berteknologi canggih, namun dengan sabar dan penuh rasa kekeluargaan Eggy Adityawan tetap memberikan motivasi agar bisa menyelesaikan masalah para pelaku usaha, serta untuk terus bangkit dan lebih bersemangat lagi.(adv/diskominfo/kur)

Keterangan gambar: Eggy Adityawan saat menyampaikan materi dalam acara sosialisasi Pentingnya Legalitas bagi UMKM.(dok. Dinas Kominfo Kabupaten Kediri)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/EGGY_UMKM_5.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/EGGY_UMKM_5-150x150.jpgREDAKSIAdvertorialadakitanews,Berita,bisnis,kediri,umkm
ADAKITANEWS, Kediri – “Belajarlah melihat sinar terang di balik setiap awan mendung. Setiap tantangan mengandung pelajaran besar. Tantangan ditujukan untuk memperlambat kita agar kita punya cukup waktu untuk mempelajari berbagai hal yang perlu kita pelajari dalam perjalanan menuju impian kita”. Demikianlah kata awal yang disampaikan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Himpunan...