Semangat Hari Santri, Walikota Kediri Berangkatkan Resolusi Jihad

img-20161017-wa0005ADAKITANEWS, Kota Kediri – Resolusi Jihad yang diikuti ribuan santri singgah di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Minggu (16/10). Kegiatan ini merupakan rangkaian guna menyambut hari santri pada 22 Oktober nanti. Secara simbolik, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar memberangkatkan ratusan santri guna mengikuti resolusi jihad.

Dalam acara itu, Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri merasa bangga dengan semangat para santri dalam menegakkan ajaran agama Islam selama ini. Bukan hanya itu, Mas Abu menilai, kemajuan suatu daerah juga diukur dari seberapa besar para santri dalam menggaungkan ajaran agama. Karena, dengan ajaran agama harmoni masyarakat akan tercipta.

“Mengapa kita menggunakan jargon harmoni?. Karena itu sesuai dengan ajaran semua agama terutama agama Islam. Maka, dengan peran para santri-santri hebat ini, saya yakin masyarakat di Kota Kediri akan semakin harmonis,” ungkapnya.

img-20161017-wa0003Mas Abu kemudian memaknai apa arti dari resolusi jihad itu. Di era saat ini, lanjut Mas Abu, jihad tidak haru berperang, namun melakukan sesuatu yang positif bermanfaat untuk masyarakat. “Jihad sesuai dengan porsinya masing-masing. Pemerintah, Ulama’, masyarakat, dan tentunya para santri memiliki perannya sendiri-sendiri. Tapi, dengan sinergitas semua elemen itu, kebaikan untuk semua pasti akan tercipta,” lanjut Mas Abu.

Sementara, resolusi jihad yang akan dilakukan oleh ribuan santri se Nusantara itu, Walikota Kediri termuda ini merasa bangga. Selain itu, masyarakat juga merasa trerhormat karena dengan adanya resolusi jihad itu.

“Ini menorehkan sejarah bagi Kota Kediri, makanya (kirab resolusi jihad) mengembalikan perjuangan Islam, dan ini merupakan penghormatan bagi masyarakat Kota Kediri,” katanya

memaknai resolusi jihad saat ini tidak harus perang, tapi melakukan hal positif baik untuk pemerintah, masyarakat, termasuk untuk santri sendiri sesuai dengan porsinya masing-masing.

“Ini menorehkan sejarah bagi Kota Kediri, makanya (kirab resolusi jihad) mengembalikan perjuangan Islam, dan ini merupakan penghormatan bagi masyarakat Kota Kediri,”

Sementara, perwakilan dari rombongan kirab Iswah Abidal Aziz mengatakan kirab resolusi jihad ini sebenarnya dimulai sejak 13 Oktober 2016 dari Banyuwanyi. Rombongan singgah ke beberapa lokasi pondok pesantren serta ziarah ke makam pahlawan bangsa.

Pihaknya berharap nanti 21 Oktober sduah tiba di Cilegon, Banten dan tanggal 22 Oktober kembali ke Jakarta, mengikuti upacara Hari Santri di Lapangan Banteng, Jakarta.(Adv/Hms/Zay)

 

Keterangan Gambar : Abdullah Abu Bakar Walikota Kediri memberangkatkan resolusi jihad hari santri nasional.

Recommended For You