tersengat listrik 1@dakitanews Nganjuk – Seminggu menjelang hari pernikahan, Mochamad Rohman,25, warga Dusun Ngemplak, Desa Sudimoroharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, harus meregang nyawa tersengat aliran listrik. Rohman tersengat aliran listrik yang sedang menyengat calon istrinya.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Teuku Umar RT 5/1 lingkungan Winong Kelurahan Ploso Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Senin (17/11) pukul 17.00 Wib saat cuaca hujan gerimis. Awalnya, Wakini,19, calon istri Rohman yang berasal dari Desa Sudimoroharjo Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, menjemur kain handuk basah di jemuran yang terbuat dari kawat yang diikatkan ke antena televisi di luar rumah.

Sesaat kemudian, tangan Wakini menyentuh kawat tersebut dan tersengat aliran listrik. Diapun menjerit minta tolong. Mendengar teriakan calon istrinya, korban berupaya menolongnya. Nasibnya nahas justru menimpa Rohman, berhasil melepaskan tangan calon istri dari sengatan listrik, namun salah satu tangannya tidak bisa lepas dari kawat yang masih teraliri listrik. Rohman pun tewas seketika di lokasi kejadian.

Diduga aliran listrik itu berasal dari kawat yang diikat ke Antena tv, sedangkan kawat bendeng antena tv tersebut menyambung ke kabel yang  terkelupas yang berada diluar rumah. Karena cuaca hujan, listrik mengalir ke tubuh korban.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Islam Nganjuk guna mendapatkan visum, sedangkan barang bukti berupa kawat jemuran sepanjang 1,5 meter diamankan pihak berwajib.

Kapolsek Nganjuk Kota, Kompol Damin, menerangkan bahwa korban meninggal dunia murni karena tersengat aliran listrik. Pada tubuh korban mengalami luka pada telapak tangan kanan dan leher sebelah belakang luka lecet bekas kawat yang ada aliran listrik.

“Korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik, dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” terang AKP Bambang. (kmto/jati)

Keterangan Gambar: ilustrasi tersengat listrik