ADAKITANEWS, Jombang – Ruas tol Mojokerto–Kertosono seksi tiga akhirnya mulai dioperasikan. Uji coba dilakukan mulai hari ini, Kamis (01/12), setelah sebelumnya sempat molor selama tiga tahun dari target awal penyelesaian, yakni pada 2013 lalu, akibat sejumlah kendala teknis dilapangan seperti persoalan pembebasan lahan.

Ruas tol seksi tiga itu sendiri terbentang sepanjang 5 kilometer. Mulai dari Desa Pagerluyung Kecamatan Gedek hingga Kecamatan Jetis Mojokerto .

Pimpinan proyek tol, PT Margaharjaya Infrastruktur, Samsul Chair mengatakan selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi, ruas jalan tol tersebut juga diharapkan mampu mengurai sejumlah titik macet di jalur utama penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di bypass Mojokerto.

“Setelah selesai proses konstruksi, sekarang sedang proses layak operasi. Kita sudah mengajukan ke Pemerintah untuk bisa dilayak operasikan. Nah proses itulah yang saat ini sedang kita jalankan,” kata Samsul Chair, Kamis (01/12).

Menurut Samsul Chair, selama masa uji coba tersebut, pengendara tidak akan dipungut biaya hingga penetapan tarif tol oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara, untuk tol Mojokerto-Kertosono seksi dua dan seksi empat yang hingga saat ini belum rampung ditargetkan selesai pada bulan April 2017 mendatang. Sedangkan seksi satu dengan panjang 14,5 kilometer, yang terbentang sepanjang Kecamatan Bandar kedungmulyo hingga Kecamatan Tembelang Jombang sudah dioperasikan sejak tahun 2014 lalu.

Diketahui, proyek pembangunan jalan tol trans Jawa sepanjang 40,7 kilometer dari Kertosono Nganjuk hingga Mojokerto itu sendiri memakan anggaran sebesar Rp 4 Triliun. Seluruh ruas tol tersebut bakal menghubungkan tol Surabaya–Mojokerto (Sumo ) dan Solo–Kertosono (Soker).(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Ruas tol Kertosono–Mojokerto seksi 3 di Desa Pagerluyung Gedek Mojokerto, mulai dioperasikan.