width=

Kediri(adakitanews.com)—Seorang anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Kediri menjadi korban pencabulan. Pelakunya adalah tetangganya sendiri berusia 68 tahun.

Korban tindak asusila itu dialami Kembang (bukan nama sebenarnya) berusia 12 tahun. Ia menjadi korban pencabulan oleh SP (68) warga asal Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Kediri Iptu Rizkika Admadha Putra mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu (10/3/2021) lalu.

Pada saat itu korban sedang bermain bersama temannya. Sesaat kemudian pelaku menghampiri korban dan diajak ke rumahnya. Sementara itu teman korban pulang.

“Rumah pelaku keadaan sepi. Korban kemudian diajak kerumah pelaku,”ucap Iptu Rizkika, Sabtu (27/3/2021).

Tak lama kemudian, dikatakan Iptu Rizkika, ibu korban mencari korban. Karena ibu korban mencari di depan rumah tidak ada dan diketahui korban berada di rumah pelaku.

“Saat mencari korban, ibu korban diberitahu oleh teman korban bahwa korban berada di rumah pelaku,”tutur Iptu Rizkika.

Pada saat dirumah pelaku. Ibu korban melihat anaknya itu sedang dicabuli oleh pelaku. Sontak ibu korban marah melihat anaknya dicabuli oleh pelaku. Tak terima anaknya menjadi korban tindak asusila sang ibu melapor ke pihak kepolisian.

“Ibu korban kemudian melapor bahwa anaknya menjadi korban pencabulan,”terang Iptu Rizkika.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas unit PPA Satreskrim Polres Kediri berhasil mengamankan pelaku dirumahnya, Sabtu (27/3/2021).

“Pelaku berhasil kami amankan. Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan. Untuk barang bukti yang kami amankan pakaian korban dan hasil visum dari rumah sakit,” ungkap Iptu Rizkika.(gar).