balita terjebur sumur 10ADAKITANEWS, Blitar – Agis ,4, putra semata wayang dari pasangan Mat Rozikin dan Nur Laili Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ditemukan tewas didalam sumur tua samping rumahnya. Bahkan, jasadnya baru bisa ditemukan, Rabu (27/07) setelah lebih dari 18 jam berada didalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Informasi yang dihimpun, jasad Agis pertama kali ditemukan oleh tetangga yang ikut mencari keberadaannya. Pasalnya, sejak pagi ketika kedua orangtuanya sedang sibuk menata barang dagangan untuk dibawa kepasar Agis sudah tidak berada dirumah.

Sepulang dari pasar orangtua korban terus mencari keberadaan putranya. Hingga sore hari sekitar pukul 15.00 Wib baru ditemukan. “Dia anaknya gak bisa diem. Jadi saat kedua orang-tuanya menata dagangan dan bersiap – siap ke pasar. Setelah pulang dari pasar terus dicari dan baru ditemukan tubuhnya sudah berada diatas air dalam sumur,” ujar Ahmad Umar Paman korban.

Sementara untuk mengangkat jasad korban, Tim Basarnas Trenggalek harus menggunakan oksigen dan menggunakan pakaian selam. Tapi proses evakuasi terkendala oleh sumur yang sempit dan air sumur yang dalam mencapai 15 meter.

“Korban ditemukan dalam posisi melintang di dasar sumur, dengan kedalaman empat meter. Dan proses evakuasi juga harus hati-hati, karena dinding-dinding sumur banyak terdapat batu-batu,” Terang Komandan Basarnas Yoni Fariza

Usai berhasil dievakuasi, jasad korban kemudian diperiksa oleh Bidan Desa setempat, untuk mengetahui apakah ada luka-luka lain yang mengakibatkan Ia tewas. Setelah dikafani, Jasad balita dibawa kerumah duka, untuk disemanyamkan.

“Ini menjadi peringatan, agar orangtua selalu memperhatikan buah hatinya saat bermain. Jangan sampai terlepas dari pantauan orang dewasa,” jelas Yoni Fariza.(Linda/Jati)

Keterangan Gambar : Proses Evakuasi Balita Masuk Sumur. (Foto: Linda Kusuma)