Seperti Tahun Sebelumnya, Pemantau Pemilu Diprediksi Sepi Peminat

494

ADAKITANEWS, Jombang – Pemantau untuk Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Jombang terlihat masih sepi peminat. Hal itu lantaran hingga hari ini masih belum ada lembaga pemantau yang mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang.

Lembaga pemantau diketahui merupakan lembaga bentukan swasta yang bersifat independen dan bertugas untuk mengawasi jalannya pelaksanaan pemilu. Anggota Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi, Drs M Fatoni mengatakan bahwa sejak dibukanya pendaftaran untuk Pemantau Pemilu pada 12 Oktober 2017 lalu, belum ada lembaga pemantau yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Jombang.

“Hingga hari ini belum ada lembaga pemantau yang mendaftar sejak dibuka pada tanggal 12 Oktober kemarin,” ungkap M Fatoni saat ditemui Tim Adakitanews.com, Senin (23/10).

Menurut M Fatoni, sepinya peminat terhadap pendaftaran pemantau pemilu dikarenakan penilaian potensi kepemiluan dari masing-masing lembaga. “Seberapa penting pemantau pemilu itu tergantung stakeholder yang ingin memantau. Jadi jika Kabupaten Jombang dinilai potensi dan strategis pasti akan jadi sasaran pemantauan,” ujarnya.

Meski minimnya peminat untuk pengawas pemilu, KPU Kabupaten Jombang mengaku tetap akan terus membuka pendaftaran hingga menjelang pelaksanaan Pilkada pada bulan Juni 2018 mendatang, sesuai petunjuk PKPU Nomor 8 tahun 2017. “Kami tetap membuka pendaftaran hingga bulan Juni nanti,” ujar M Fatoni.

Untuk tim pemantau sendiri, M Fatoni memprediksi akan terjadi seperti tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya, kata M Fatoni tidak ada lembaga pemantau yang mendaftarkan diri ke KPU. “Pada tahun sebelumnya juga tidak ada lembaga pemantau yang daftar,” tandasnya.

Sementara itu, M Fatoni juga mengatakan bahwa KPU hari ini sedang melakukan proses verifikasi terhadap pendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dari jumlah total 504 pendaftar PPK, hari ini tinggal 454 pendaftar yang lolos verifikasi administrasi di KPU.

“Dari total 504 pendaftar PPK, setelah diverifikasi terdapat 454 pendaftar yang lolos verifikasi administrasi. Sedangkan untuk PPS sendiri, kami masih dalam tahap penghitungan dan verifikasi,” pungkasnya.(ar)

Keterangan gambar: Anggota Komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan informasi, Drs M Fatoni.(foto:adi rosul)