ADAKITANEWS, Blitar – PT Kereta Ap Indonesia memasang penahan dari beton setinggi 80 sentimeter dengan panjang sekitar 872 meter di badan rel di wilayah Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Pemasangan dilakukan karena di tempat tersebut diketahui merupakan daerah rawan longsor.

Manajer Humas PT KAI Daop 7, Supriyanto mengatakan, jalur kereta api di kawasan itu memang sering longsor. Batu kricak sebagai badan rel di jalur tersebut, sering longsor terkena air dan getaran kereta api. “Kami pasang penahan agar batu kricak tidak gampang longsor,” kata Supriyanto, Jumat (22/12).

Rencananya, sepanjang jalur itu akan dipasang penahan badan rel. Tetapi untuk sementara ini pemasangan penahan badan rel baru dilakukan di wilayah Kecamatan Talun, tepatnya di depan Mapolres Blitar.

Menurutnya, pekerjaan pembangunan penahan badan rel ditargetkan selesai pada akhir Desember atau menjelang tahun baru. “Kami pasang beton di kanan kiri jalur untuk menahan batu kricak sebagai badan jalur agar tidak mudah longsor,” ujarnya.

Dikatakannya, pekerjaan pembangunan penahan badan rel dipastikan tidak akan mengganggu perjalanan kereta api. Sebab, pekerjaan pembangunan penahan badan rel berada di kanan kiri jalur, dan tidak berada di jalur kereta api.

“Perjalanan kereta api tetap normal seperti biasa, pekerjaannya tidak mengganggu jalur yang ada,” ujarnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu pekerja pembangunan badan rel.(foto : fathan)