f-berpeci- edi mutawar Kepala Kantor BPN Nganjuk@dakitanews, Nganjuk – Akibat proses permohonan sertifikat ngendon beberapa tahun lamanya tidak kunjung selesai, Warga Desa Ngringin Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, memberi amanat kepada LSM Merah Putih Independen untuk mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nganjuk, Rabo (17/12) pagi pukul 09.00 Wib.

Lembaga ini  menanyakan  perkembangan proses permohonan sertifikat dari ke-30 pemohon sertifikat warga desa Ngringin yang hingga kini belum selesai, padahal bea administratif permohonan sudah dibayar sejak tahun 2012 melalui Suwarto selaku sekretaris Desa Ngringin.

Menurut Arif Rahman, salah satu punggawa LSM MPI mengatakan, kedatangannya ke kantor BPN sebagai upaya menindaklanjuti langkah yang sudah ditempuh empat bulan yang lalu saat di kantor Kecamatan Lengkong, bersama Sekdes Suwarto.”Saat itu pak carik suwarto mengatakan jika berkasnya sudah ada di BPN, lalu kita kroscek memang berkasnya ada, namun hingga kini kok belum selesai,” terangnya.

Lamanya proses permohonan sertipikat warga desa Ngringin dan Faktor kesulitan dalam memproses sertifikat oleh BPN, juga dipertanyakan oleh lembaga ini.

Bahkan Meski tidak dipenuhi, LSM yang berkantor di wilayah Kecamatan Lengkong ini juga sempat meminta data berkas  permohonan warga dan kemungkinan kekurangan administrasinya kepada BPN.

Sementara, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Nganjuk, Edi Mutawar
menerangkan, pihaknya tidak memberikan data dengan tujuan supaya pemohon sertifikat sendiri datang ke kantor. Sekaligus diberikan penjelasan secara langsung dan permasalahannya.

Ditambahkan Edi, untuk permohonan sertipikat, bila persyaratannya sudah lengkap bisa langsung diproses. Dengan catatan  jika memang tidak ada kendala tekhnis dilapangan atau obyek tidak ada sengketa.” Jika berkasnya lengkap, sekitar 3 bulan sertipikat sudah jadi,” terang Edi Mutawar.

Diketahui, permasalahan ngendonnya proses sertipikat milik warda desa ngringin ini, sempat menjadi ‘gunjingan’ di kantor Kecamatan Lengkong. Mereka menanyakan kejelasan proses sertipikat warga Desa Ngringin Kecamatan Lengkong yang macet dan diduga digelapkan oleh Suwarto,50, Sekdes desa setempat pada, Selasa (11/8) yang lalu.

Padahal warga pemohon sertipikat sudah menyetor uang dengan jumlah bervariasi menurut luas lahan, namun sertipikatnya tak kunjung jadi.

Dihadapan Muspika Lengkong, Kabag Ops.Polres Nganjuk Kompol Edy Santoso, Kasat Reskrim Polres Nganjuk saat itu, AKP Dedy Iskandar dan perwakilan LSM, Saat itu Sekdes Suwarto menjelaskan jika semua berkas pengurusan sertifikat sudah disetor ke kantor Pertanahan Nganjuk dan masih menunggu proses dan mempersilahkan warga untuk mengecek langsung ke BPN Nganjuk. (Kmto/jati).

Keterangan Gambar : Para pejabat BPN Nganjuk saat menemui LSM