PT INKA-1ADAKITANEWS, Madiun – Sekretaris Negara Bangladesh Md Feroz Salah Uddin dan jajaran PT Kereta Api (KA) Bangladesh mendatangi PT INKA Kota Madiun, Jum’at (20/11). Kedatangan rombongan ini bertujuan guna meninjau progres pesanan produksi dua jenis KA yaitu Meter Gauge (MG) dan Board Gauge (BG) yang dimenangkan oleh PT INKA pertengahan tahun lalu.

“Kami memenangkan tender di Bangladesh pertengahan 2014 lalu, sedangkan penandatanganan kontrak 14 Nopember 2014 lalu. Selanjutnya, pengerjaan dimulai awal Januari 2015. Kami mengerjakan sebanyak 100 kereta MG dan 50 kereta BG,” kata Yunendar Direktur Komersial dan Pemasaran PT INKA, saat menerima rombongan Bangladesh di ruang pertemuan VIP PT INKA

Yunendar menjelaskan, masing-masing tipe dirangkai ada pakai AC, non AC, kereta tidur AC, kereta tidur non AC, kereta penumpang non AC, kereta pembangkit, dan kereta makan. Sedangkan kapasitas penumpang, lanjutnya, kereta MG berjumlah 55 seat ber AC dan 60 seat non AC. “Ada juga kereta jenis BG berkapasitas 90 seat yang ber AC maupun non AC,” ujarnya

Kunjungan pemerintah Bangladesh ini merupakan kedua kalinya. Kunjungan pertama dilangsungkan pada pertengahan Januari tahun ini. “Kami rencanakan pengiriman pesanan pertama dijadualkan awal Januari 2016 nanti dengan rangkaian kereta jenis MG. Rangkain kereta itu dikirim terdiri 11 non AC, 2 kereta makan, satu kereta tidur dan satu kereta pembangkit,” jelas Yunendar

Lebih lanjut Yunendar menerangkan, nilai tender yang diperoleh PT INKA dalam tender di Bangladesh senilai Rp 700 milyar. Dalam tender itu sendiri, tambah Yunendar, bukan hanya PT INKA saja, namun juga ada pesaing dari Republik Rakyat China (RRC) dan India. “Keberhasilan tender dapat meningkatkan kepercayaan pihak luar dan dalam negeri,” tandasnya.

Sementara, utusan dari Bangladesh usai melakukan peninjauan merasa puas kerjasamanya dengan Indonesia. Pasalnya, perkeretaapian di Indonesia terus mengalami perkembangan yang positif. “Saya merasa puas, setelah melihat sejumlah kereta beberapa akan dikirim pada tahap pertama Januari (2016) nanti. Saya juga terkesan atas perkembangan perkeretaapian di Indonesia, begitu juga atas kerja PT INKA dalam pengerjaan kereta api untuk Bangladesh,” ujar Md Feroz Salah Uddin.

Md Feroz Salah Uddin juga terkesan sejumlah kereta lain tengah dikerjakan PT INKA dan berharap ada kerjasama lanjutan soal tehnologi kereta api. “Kami juga ingin membeli kereta untuk keperluan lain seperti kereta VIP serta lainnya. Sekali lagi, kami terkesan saat mengunjungi PT INKA ini, apalagi PT INKA mampu membuat sejumlah kereta lain,” ujarnya.(UK/zay)

Keterangan Gambar : Kunjungan  Sekretaris Negara Bangladesh Md Feroz Salah Uddin dan jajaran PT Kereta Api (KA) Bangladesh ke PT KAI di Madiun.