width=

images-1ADAKITANEWS, Kediri – Jasad Birobika Khosinatul Asror ,17, santri Pondok Pesantren Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri yang hanyut terseret arus sungai Brantas, Kamis (03/11) kemarin, pagi ini, Sabtu (05/11) akhirnya ditemukan.

Informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com, jasad Birobika ditemukan oleh warga tersangkut dipinggir sungai Brantas tepatnya di Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri sekitar pukul 07.00 Wib. Warga melihat jasad santri Ponpes Ploso yang sudah tidak bernyawa tersangkut di tambangan mobil Desa setempat.

Melihat itu, warga langsung melaporkan kepada Petugas yang sejak hari kemarin mencari jasad korban. Sekitar pukul 07.40 Wib, petugas mendatangi lokasi tersebut guna mengevakuasi jasad korban.

AKP Sochib Dimyathi Kapolsek Mojo membenarkan jasad santri Ponpes Ploso telah ditemukan. Saat ini, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri guna dilakukan visum penyebab meninggalnya korban. “Berdasarkan keterangan warga, jasad korban tersangkut tambang perlintasan. Saat ini, jasad korban kami bawa ke RS Bhayangkara,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (03/11) Birobika bersama tiga santri lainnya membersihkan kandang kambing pondok. Setelah itu, ketiganya mandi disungai nahas, Borobika terseret arus sungai Brantas.

Petugas mulai dari Polsek Mojo, Koramil Mojo, BPBD, Basarnas, dan kemanan Ponpos Ploso terus mencari sepanjang sungai Brantas. Namun, baru hari ini jasad santri Ponpen Ploso tersebut diketemukan tersangkut dipinggir sungai Brantas dengan kondisi sudah tidak bernyawa.(Zay)