ADAKITANEWS, Jombang – Menjelang lebaran, puluhan produk makanan dan minuman (Mamin) yang dijual di sejumlah mini market dan distributor di Jombang ternyata tidak layak konsumsi. Hal itu diketahui saat Polres Jombang menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) gabungan dengan Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Sabtu (18/06).

Selain kedaluwarsa, petugas juga menemukan produk mamin untuk lebaran dalam kemasan penyok, berkarat bahkan terdapat bekas gigitan tikus. Lebih dari itu, petugas juga menemukan sebuah gudang atau distributor di Jalan Hasyim Asy’ari yang lokasinya sangat tidak layak untuk menjual produk makanan dan minuman.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto mengatakan, sidak dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir peredaran produk mamin yang tidak layak dikonsumsi karena sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. “Ada kemasan yang rusak sudah kita lakukan penyitaan, kita titipkan kepada Dinas Kesehatan untuk dilakukan peninjauan atau membuat evaluasi terhadap minimarket tersebut, Ada juga kemasan yang digigit tikus, ini kan sangat tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat atau konsumen,” kata AKBP Agung Marlianto.

Sementara, Kepala Seksi Farmasi Dinas Kesehatan Jombang, Fitri Marhamah mengatakan, gudang distributor mamin yang berada di Jalan Hasyim Asy’ari itu dianggap tidak layak. Selain menemukan sejumlah mamin bekas gigitan tikus, ratusan produk mamin tampak ditumpuk begitu saja di lantai semen dan bersentuhan langsung dengan dinding bangunan. Gudang tersebut juga tidak terdapat lubang ventilasi sehingga kondisinya cukup gelap.

Petugas terpaksa melakukan penyitaan terhadap hasil temuan itu. Bahkan, selain menyita, polisi juga merekomedasikan kepada Dinas Kesehatan untuk mencabut perizinan gudang maupun distributor mamin yang tidak memenuhi standar mutu dan tempat.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: (atas) Salah satu produk mamin bekas gigitan tikus. Petugas memeriksa satu per satu produk mamin yang dijajakan di mini market atau gudang penyimpanan mamin di Jombang.