ADAKITANEWS, Jombang – Persidangan terkait Operasi Zebra Semeru 2016 di Pengadilan Negeri Jombang pada Rabu (30/11) pagi tampak tidak kondusif. Bukan hanya soal antrean panjang, banyaknya warga yang terpaksa duduk di lantai gedung serta suasana penuh sesak di dalam ruang sidang semakin membuat proses persidangan semrawut.

Dari pantauan di lapangan, terlihat ribuan peserta sidang datang ke Pengadilan Negeri Jombang. Mulai dari gerbang depan, peserta sidang sudah banyak yang menunggu panggilan untuk proses persidangan. Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya terpaksa lesehan di depan pintu masuk utama ruang sidang.

Sementara di dalam salah satu ruang sidang, kondisinya makin parah lantaran peserta sidang banyak yang saling berdesakan sehingga menyulitkan proses persidangan. Jalan menuju ruang sidang pun penuh sesak dengan banyaknya orang yang menunggu giliran sidang.

Arifin, warga Krian Sidoarjo yang merupakan salah satu peserta sidang merasa tidak nyaman atas proses persidangan hari itu. “Saya meresa kecewa atas proses persidangan hari ini. Saya dari pagi sampai siang duduk di lantai, menunggu panggilan sidang,” ujarnya.

Kekecewaan juga dirasakan oleh Ria, warga Desa Sentul Kecamatan Tembelang. Kondisi peserta sidang yang berdesakan membuatnya kesulitan masuk ke ruang sidang ketika dipanggil untuk proses persidangan. “Banyak orang yang berdiri di ruang tunggu sampai di jalan menuju ruang sidang, sehingga saya sangat kesulitan untuk masuk ketika giliran saya dipanggil,” ungkap Ria.

Sementara, Kabid Humas Pengadilan Negeri Jombang saat dikonfirmasi terkait persidangan hari ini, mengatakan permohonan maafnya. “ Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan peserta sidang yang hadir. Peserta sidang yang hadir hari ini mencapai 1.600 orang. Karena dua ruang sidang yang seharusnya bisa digunakan, salah satunya masih dalam tahap renovasi sehingga hanya satu ruang sidang yang bisa digunakan,” ungkapnya.(AR)

Keterangan gambar: Kondisi di Pengadilan Negeri Jombang saat proses sidang terkait Operasi Zebra Semeru 2016.(Foto: Adi Rosul)