width=

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Setelah melewati babak pertama dengan skor kacamata alias 0-0, serta permainan yang tidak berkembang. Hal berbeda ditunjukan kubu tuan rumah di babak kedua.

Jeda turun minum, sepertinya para pemain mendapat intruksi khusus dari pelatih Sartono Anwar. Meski demikian, di awal babak kedua Madiun Putra juga sempat tersentak akibat gol yang diciptakan pemain Persatu Tuban.

Gol itu terjadi pada menit 47 melalui titik putih setelah pemain belakang Madiun Putra melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persatu di kotak terlarang. Tanpa ampun wasit menunjuk titik putih, dan pemain dengan nomor punggung 6 Rossi Akbar sukses menipu pergerakan kiper Madiun Putra, M Ricky Fajar. Laskar Ronggo Lawe sementara memimpin skor 1 – 0.

Tertinggal satu gol, tidak membuat Madiun Putra patah semangat. Anak asuh Sartono Anwar ini terus meningkatkan serangan untuk mengejar ketertinggalan. Sebaliknya kubu lawan juga meningkatkan permainan untuk berusaha menambah gol ke dua.
Akibatnya pertandingan babak kedua berjalan lebih seru dan menarik dengan kedua kesebelasan hingga tampak saling jual beli serangan.

Dewi Fortuna ternyata berpihak pada tuan rumah setelah melalui berbagai macam usaha. Tanpa kenal lelah akhirnya pada menit 52, Madiun Putra berhasil menciptakan skor penyama kedudukan melalui pemain nomor punggung 22, Nugroho Supriyanto.

Setelah skor imbang, permainan semakin bertambah menarik. Kedua kubu tampak berusaha sama-sama ingin meraih poin maksimal dengan kepentingan yang berbeda. Jika tuan rumah butuh poin untuk mengamankan diri dari jurang degradasi, syukur lolos play off, sedang tim tamu ingin menambah poin untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Pada akhirnya pertarungan dimenangkan kubu Madiun Putra setelah di menit terakhir tepatnya menit 86, Purniawan pemain dengan nomor punggung 7 berhasil mencetak gol kemenangan setelah sepakannya tidak bisa dihalau kiper Persatu, Dedi Haryanto, yang sore itu terpaksa memungut bola dari jalanya sebanyak dua kali.

Sampai wasit Juhandri Setiana asal Pontianak meniup peluit tanda pertandingan berakhir, skor tidak berubah tetap 2 – 1 bagi keunggulan tuan rumah.

Catur, Asisten pelatih Madiun Putra mewakili tim pelatih menyampaikan rasa syukurnya atas raihan poin tiga berkat usaha dan kerja keras pemain di lapangan.

“Saya mewakili tim pelatih sungguh sangat bergembira dan bangga dengan hasil ini. Semua berkat usaha dan kerja keras pemain di lapangan,” urai Catur kepada Tim Adakitanews.com seusai pertandingan.

Pada kesempatan yang berbeda manajer tim Persatu, Fahmi Fikroni menyampaikan jika para pemainnya di babak kedua menurun permainannya akibat ada rasa takut serangan balik kubu tuan rumah, sehingga hilang konsentrasi dan kebobolan dua kali.

“Para pemain seperti takut kena serangan balik dari Madiun Putra akibatnya permainan tidak berkembang dan hilang konsentrasi akhirnya kebobolan dua kali,” jelas Manager Tim Persatu, Fahmi Fikroni.

Pertandingan kedua kesebelasan ini merupakan lanjutan dari Kompetisi Liga 2 yang dilangsungkan di Stadion Wilis Kota Madiun pada Sabtu (19/08) sore dan disaksikan oleh ratusan penonton dan suporter kedua kesebelasan.(bud)

Keterangan gambar : Pencetak gol penyeimbang, Nugroho Supriyanto berselebrasi di depan suporter.(foto : budiyanto)