ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Blitar yang melewati 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Bakung, Wonotirto, Wates, dan Binangun hingga saat ini belum tampak berlangsung.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi mengatakan, pihaknya beserta eksekutif telah meninjau salah satu lokasi yang akan dibangun JLS. “Kami meninjau meninjau lokasi pembangunan JLS di sebelah timur, tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Wates. Karena disana merupakan perbatasan antara Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang,” kata Supriadi, Rabu (15/03).

Menurut Supriadi, dari hasil tinjauannya tersebut, bisa dikatakan pembangunan sudah siap dilakukan karena semua permasalahan sudah beres. “Semua permasalahan sudah beres, tapi kami mengingatkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar terus berkoordinasi dengan Dinas PU Pusat. Karena pembangunan ini adalah wewenang Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Sementara itu, saat diwawancara Tim Adakitanews.com, Kepala Bidang Perbaikan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Sudarman mengatakan, harapan DPRD saat monitoring bersama ini adalah agar secepatnya JLS ini bisa dimulai pembangunannya pada tahun ini.

“Kami mendapatkan petunjuk dari Komisi III DPRD untuk terus merapat kepada Dinas PU Pusat. Agar Pembangunan JLS ini bisa terlaksana tahun ini,” kata Sudarman.

Saat ditanya seberapa jauh kesiapan Dinas PU dan Penataan Ruang dalam proses menuju pembangunan JLS ini, Supriadi mengungkapkan, pihaknya sudah melalui perencanaan DED atau Detail Engineering Design, dan tinggal melakuka lelang. “Prosesnya tinggal lelang yang akan dilakukan oleh Dinas PU Pusat. Sedangkan kita hanya mempersiapkan administrasi non teknisnya,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar : Kondisi Monitoring di lokasi pembangunan JLS di desa Wonosari Kecamatan Wates Kabupaten Blitar.(foto : fathan)