ADAKITANEWS, Kediri – Antox Prapungka Jaya, Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NASDEM) DPRD Kabupaten Kediri mengkritisi Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Kabupaten Kediri formasi lama yang dianggapnya tidak kreatif. Alasannya, karena masih banyaknya anggaran yang tersisa selama masa kepeminpinan SOTK lama tersebut.

Antox meyakini bahwa beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tahun 2016 itu tidak kreatif. Terbukti dari beberapa rekening dengan jumlah sekitar Rp 500 miliar, yang telah digunakan hanya sekitar Rp 390 miliar dan tersisa sekitar Rp 110 miliar yang belum digunakan.

“Untuk SOTK yang baru ini, saya harapkan bisa lebih maksimal, terutama pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) serta Dinas Pariwisata agar lebih berani menggunakan anggaran. Karena anggarannya sudah ada, harusnya mereka lebih kreatif,” cakapnya, Rabu (18/01).

Yang harus diutamakan, kata Antox, yaitu program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan harus segera dieksekusi asalkan aturannya sudah jelas. “Contohnya Dinas Pariwisata jangan hanya berkumpul di Wisata Gunung Kelud saja. Akan tetapi masih ada banyak Potensi Wisata di Kabupaten Kediri yang perlu diperhatikan. Agar citra Kabupaten Kediri semakin baik di mata mancanegara serta dapat meningkatkan PAD Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Ia menambahkan, asal tidak terjadi kebocoran, pastinya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri dapat meningkat pesat. Selain itu dengan keberadaan teknologi yang semakin canggih seharusnya bisa digunakan oleh Pemkab Kediri secara meksimal. Pasalnya itu lebih efisien mengurangi tingkat kebocoran.(kdr4)

Keterangan gambar: Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Kediri, Antox Prapungka Jaya.(ist)