ADAKITANEWS, Blitar – Rencana pembangunan Pasar Kanigoro Kabupaten Blitar yang berada di Satreyan Kanigoro berdampak pada rencana pembangunan lain, salah satunya yakni dengan diurungkannya pembangunan sport center.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar, Luhur Sejati mengatakan, sesuai dengan perencanaan sejak tahun 2017 yang lalu Pemerintah Kabupaten Blitar akan membangun sport center di kawasan Satreyan Kanigoro, dimana anggaran seluruhnya berasal dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun sampai sekarang proyek tersebut belum terlaksana.

“Rencana awal sport center memang akan kita bangun di kawasan Satreyan Kanigoro. Tapi karena lokasi tersebut tahun ini dibangun Pasar Kanigoro, maka untuk pembangunan sport center tidak jadi dilakukan di lokasi itu,” kata Luhur, Jumat (19/01).

Oleh karena itu, lanjut Luhur, pihaknya saat ini tengah mencari kawasan lain yang lahannya luas dan bisa digunakan untuk pembangunan sport center. Ia pun menyebut, ada satu lokasi yang dinilai pantas sebagai tempat sport center, yakni di daerah selatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

“Kalau pastinya kita belum tentukan. Kita saat ini masih terus melakukan pengkajian di beberapa lokasi lain dan nantinya akan dilakukan penetapan satu lokasi yang bakal dibangun sport center,” jelasnya.

Luhur menambahkan, sampai saat ini pihaknya juga masih terus berkomunikasi dengan Kemenpora agar anggaran bisa segera dicairkan dan proses pembangunan bisa dimulai. “Meski di Kanigoro batal, tapi kita tetap koordinasi dengan Kemenpora. Agar anggaran nanti bisa tetap cair meskipun berpindah lokasi,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Lahan di Satreyan Kanigoro Kabupaten Blitar yang batal dijadikan sport center.(ist)