ADAKITANEWS, Tulungagung – Terhitung sejak tanggal 15 Februari 2018 mendatang, Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo akan menanggalkan semua fasilitas yang selama ini melekat pada jabatannya, termasuk kendaraan dan rumah dinas.

Hal ini terkait dengan pencalonannya dalam kontestasi Pilkada Tulungagung 2018, bersama Wakil Bupati Tulungagung saat ini, Maryoto Birowo.

“Ini tadi usulan cuti saya dan Pak Maryoto (Maryoto Birowo,red) sudah dikirim dari Bapak Gubernur kepada Mendagri. Yang pasti pada tanggal 15 Februari nanti status saya sudah sebagai Bupati non aktif,” kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, Jumat (09/02).

Lanjut Syahri Mulyo, sebenarnya masa tugasnya baru berakhir pada 30 April 2018 mendatang. Namun karena sesuai aturan jika petahana maju lagi dalam Pilkada, dan ketika sudah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Tulungagung, maka harus mengajukan cuti. Calon petahana itu pun nantinya juga tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara.

Sementara tentang siapa yang akan ditempatkan sebagai pelaksana tugas Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo mengaku belum tahu soal nama yang akan ditugaskan di Tulungagung.

“Sekarang ini kita menunggu, siapa pelaksana tugas Bupati yang akan ditetapkan oleh Kemendagri, yang jelas tidak boleh ada kevakuman pemerintahan. Sejak tanggal 15 Februari nanti yang menjabat sebagai pelaksana tugas Bupati harus sudah ada di Tulungagung,” ujar Syahri Mulyo.

Syahri Mulyo mengatakan secara global Gubernur Jawa Timur sudah mengajukan 24 nama yang akan ditugaskan sebagai pelaksana tugas Bupati di seluruh Jawa Timur. Namun kepastian siapa yang akan ditugaskan di Tulungagung, sampai sekarang belum ada kepastian namanya.

Sebagaimana di ketahui, di Tulungagung hanya ada 2 pasangan yang dinyatakan lolos oleh KPU setempat. Yakni Syahri Mulyo bersama Maryoto Birowo sebagai calon petahana yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasdem, serta pasangan Margiono – Eko Prisdianto yang diberangkatkan oleh 9 partai yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Demokrat,PKS, PKB, PAN, PPP dan PBB.(bac)

Keterangan gambar : Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo (paling kanan) saat coklit.(dok. Adakitanews.com)