AdaKitaNews Ada Saja Tahanan Langsungkan Ijab Qobul Di Lapas

Tahanan Langsungkan Ijab Qobul Di Lapas

2015-07-30_17.05.14

ADAKITANEWS, Madiun – Seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Suyatno,20, warga Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, melangsungkan akad nikah di Lapas Kelas I Madiun, Kamis (30/7). Suyatno terpaksa melangsungkan ijab qobul di Mushola Baiturrahman Lapas Kelas I Madiun bersama kekasihnya, SN, 16, warga Desa Dimong, Kecamatan/Kabupaten Madiun, karena tersandung perkara tindak asusila.

Akad nikah berlangsung sederhana dan semua tahapan prosesi pernikahan berjalan lancar. Pihak keluarga kedua mempelai hadir sebanyak 20 orang untuk menyaksikan prosesi ijab kabul. Sedangkan, maskawin diberikan berupa seperangkat alat sholat dan uang Rp 100 ribu.

Tampak, mempelai laki-laki mengenakan kemeja putih dan celana hitam mamakai kopiah, sedangkan mempelai wanita memakai baju putih dan kebaya coklat. “Pernikahan atau ijab qabul seperti tadi jarang berlangsung di lapas dan belum pernah ditangani. Ya, baru kali ini. Saya menikahkan mempelai di lapas,” ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Nglames Kabupaten Madiun, Mujar Yatim.

Ia menyatakan pernikahan kedua mempelai dinyatakan sah secara hukum maupun agama, meski dilakukan di lapas. “Aturannya, selama 10 hari kerja perijinan masuk ke KUA, karena ada sesuatu hal akhirnya tidak apa-apa,” ujarnya lagu.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Lapas Kelas 1 Madiun Masudi mengatakan pihak Lapas memfasilitasi setiap warga binaan melangsungkan pernikahan di Lapas. Bahkan, selama prosesi pernikahan, petugas lapas juga turut hadir menyaksikan prosesi sakral tersebut. “Selama tahun 2015 ini, baru kali pertama memfasilitasi pernikahan di Lapas, karena mempelai laki-laki masih berstatus tahanan titipan Polres Madiun dan perkaranya belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN),” ujarnya.

Usai prosesi, Suyatno mengakui pernikahannya bersama SN sudah dipikirkan matang-matang. Selama berada di tahanan Polres Madiun, ada perasaan senang dan sedih pasca menikah. Senang karena sudah resmi menjadi suami, sedih karena harus menjalani hukuman di balik jeruji besi. “Senangnya sudah menikah, sedihnya saya saat ini masih dalam lapas,” ujarnya singkat. (UK)

Keterangan Gambar : Pernikahan pasangan Suyatno warga Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo-SN warga Desa Dimong, Kecamatan/Kabupaten Madiun, berlangsung di Mushola Baiturrahman Lapas Kelas I Madiun.