ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan fisik wisata di Kabupaten Blitar tampaknya tidak bisa tuntas tahun ini. Meski demikian Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) mengaku akan tetap fokus pada pembangunan fisik wisata, terutama wisata penataran dan pantai serang.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar, Luhur Sejati mengatakan, pembangunan dan pengembangan Kawasan Wisata Penataran (KWP) di Kecamatan Nglegok pada tahun 2017 ini masih belum bisa secara menyeluruh dilakukan. Sehingga perlu dilanjutkan di tahun 2018 nanti.

“Seperti penambahan fasilitas kolam renang, amphiteater dan juga bioskop budaya kan belum seluruhnya selesai, makanya tahun depan kita akan tetap fokus pada pembangunan fisik di wisata ini,” kata Luhur, Rabu (08/11).

Sedangkan untuk tempat wisata yang lain, seperti Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo juga perlu adanya penambahan sarana prasarana serta fasilitas umum untuk peningkatan pengunjung.

“Pantai serang sekarang sudah mulai diminati banyak pengunjung, jadi penambahan fasilitas berupa sarana dan prasarana juga akan kita fokuskan,” jelasnya.

Luhur menegaskan, meskipun masih berfokus pada 2 wisata itu, namun untuk wisata lain akan tetap disentuh dan ditingkatkan, seperti Pantai Tambakrejo, Sirah Kencong, dan Rambut Monte. “Kita tidak akan mengabaikan wisata lainnya, hanya saja tidak semaksimal Penataran dan Pantai Serang,” pungkasnya.

Luhur menambahkan, untuk anggaran pariwisata saat ini masih dirancang dalam Rancangan APBD 2018 yang masih dalam proses tahapan pembahasan.

“Kita sudah masukkan anggarannya di Rancangan APBD 2018. Saat ini masih dalam tahap pembahasan,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu wahana wisata di Penataran yang akan dilengkapi fasilitasnya.(foto : fathan)