ADAKITANEWS, Blitar – Tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana membangun tujuh halte bus. Ini sebagai upaya menekan minimnya jumlah tempat pemberhentian bus atau halte bus di Kabupaten Blitar.

Kepala Dishub Kabupaten Blitar, Toha Mashuri mengatakan, tujuh halte bus yang bakal dibangun tahun ini nantinya akan disebar mulai dari Kecamatan Srengat hingga Kecamatan Selorejo. “Halte itu akan kita bangun di jalur yang dilalui bus,” ungkap Toha, Sabtu (10/03).

Untuk anggaran pembangunan halte bus tahun ini, kata Toha, bersumber dari dua alokasi. Yakni dari kantornya dan dari bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Rinciannya, untuk dua halte bus, pembangunannya menggunakan anggaran dari APBD melalu Dishub dan lima halte bus pembangunannya dari CSR beberapa perusahaan.

“Karena minimnya anggaran, kami hanya membangun dua halte, sisanya bantuan dari CSR,” pungkasnya.

Menurutnya, setiap tahun pembangunan halte bus terus dilakukan, mengingat saat ini jumlah halte bus masih minim. Meski demikian, pihaknya mengaku belum mengetahui jumlahnya secara rinci. Sebab, pihaknya belum melakukan pendataan ulang terkait jumlah halte, baik yang sudah lama dan baru.

“Rencananya, kami akan mendata ulang, untuk mengetahui jumlah halte yang masih layak dan surah rusak serta untuk mengetahui jumlah kebutuhan halte,” papar Toha.

Toha menambahkan, keberadaan halte bus sangat dibutuhkan mengingat selama ini masih ada beberapa titik lokasi pemberhentian bus yang belum memiliki halte.

“Banyak, seperti di persimpangan jalan mulai dari Kecamatan Garum hingga Kecamatan Talun, rata-rata belum memiliki halte,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu halte di Kabupaten Blitar.(foto : fathan)