ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sidang perdana mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang rencananya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (29/11) terpaksa ditunda pekan depan. Pasalnya, dalam sidang tersebut, Dahlan hadir tanpa didampingi Penasehat Hukum (PH).

Dengan menggunakan kemeja warna biru, Dahlan Iskan, hadir di ruang Cakra Pengadilan Tipikor di Jalan Raya Juanda Sidoarjo. Saat dipanggil oleh Majelis Hakim, Dahlan, terdakwa kasus dugaan korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) milik Pemprop Jatim itu maju tanpa didampingi tim pengacaranya.

Dihadapan Majelis Hakim, Dahlan mengaku siap menghadapi sidang perdananya. Namun saat itu, dengan tegas Dahlan mengatakan bahwa dirinya belum menunjuk penasehat hukum lantaran belum menerima berkas perkara persidangan secara lengkap.

“Namun karena ada permintaan dari keluarga agar saya menunjuk kuasa hukum, jadi saya akan menunjuk penasehat hukum. Selain itu, saya juga belum menerima berkas secara lengkap dari jaksa sehingga saya belum bisa menunjuk pengacara,” kata Dahlan.

Menanggapi hal itu, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung berkomentar. Trimo, salah satu JPU mengaku bahwa pihaknya telah menyerahkan surat dakwaan kepada pihak terdakwa. “Kami sudah memberikan surat dakwaannya yang diterima oleh Etik, staf dari penasehat hukum terdakwa,” katanya.

Dahlan pun akhirnya mengakui telah menerima surat dakwaan tersebut. Namun, Dahlan menegaskan bahwa yang ia minta adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Maksud saya berkas lainnya, yakni BAP yang belum saya terima,” kata Dahlan.

Karena alasan itulah, Hakim akhirnya memutuskan untuk menunda persidangan selama sepekan mendatang. “Karena setelah pembacaan dakwaan, anda dan penasehat hukum anda harus bersikap. Jadi saya minta pada persidangan berikutnya anda sudah harus didampingi penasehat hukum,” kata Hakim Tahsin sambil mengetuk palu sebagai tanda berakhirnya persidangan.

Usai persidangan, Dahlan mengaku akan segera menunjuk penasehat hukum. Namun ia mengatakan bisa menentukan apakah penasehat hukum yang ditunjuknya adalah tim penasehat hukum yang menangani praperadilannya.”Belum tentu mereka yang saya tunjuk bisa saja pengacara yang lain,” terang Dahlan sambil meninggalkan ruang sidang.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi penjualan aset PT PWU di Kediri dan Tulungagung pada tahun 2003 lalu.

Selain Dahlan, hari itu, terdakwa kasus yang sama yakni Wisnu Wardhana juga menjalani persidangan. Berbeda dengan Dahlan, pembacaan surat dakwaan Wisnu tetap berlanjut. Bahkan majelis hakim juga tetap memutuskan untuk melakukan penahahan terhadap Mantan Ketua Tim Pelepasan Aset PT PWU ini.(kur)

Keterangan gambar: Sidang perdana Dahlan Iskan.(ist)