ADAKITANEWS, Kota Kediri – Di Kediri, pergerakan paham radikalisme yang digunakan oleh jaringan teroris memang tidak begitu signifikan tingkat kerawanannya. Meski demikian jika hal itu dibiarkan, tidak menutup kemungkinan bisa menjalar dan membesar di masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim), Letkol Arm Joko Setiyo Kurniawan mengakui, meski itu semua adalah tugas utama kepolisian, pihaknya tetap akan ikut memperkuat agar tidak sampai kebobolan masuknya paham radikalisme. Salah satunya lantaran sempat beberapa kali, jaringan teroris masuk ke Kediri.

“Kita tetap bantu memperkuat. Dengan cara jajaran Kodim 0809 Kediri melakukan patroli, koordinasi dengan para kiai, masuk ke pesantren. Kita ajarkan paham nasionalisme, paham kebangsaan kepada para santri, agar paham radikalisme tidak dapat masuk ke dalam lingkungan Kediri Kota maupun Kabupaten,” cakapnya usai acara selamatan HUT Bhayangkara ke-71 di Mapolres Kediri Kota, Senin (10/07).

Sementara itu Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, kondisi di Kota Kediri saat ini memang kondusif. Tetapi kepolisian tetap akan bersiaga di beberapa titik, khususnya di wilayah Kota Kediri yang menjadi konsentrasi masyarakat. “Saya berharap pada masyarakat, agar ikut membantu kepolisian jika ada orang yang mencurigakan, agar segera melapor kepada pihak kepolisian,” ujarnya dengan tegas.(udn)

Keterangan gambar : Dandim 0809 Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo Kurniawan.(foto:fasihhuddin kholili)