width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Sidoarjo yang bertugas membahas Rancangan Perda (Raperda) terkait perubahan status Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha menjadi Perseroan Terbatas (PT) sebenarnya tidak mempermasalahkan peralihan tersebut. Namun, jajaran legislatif menghendaki agar nantinya Aneka Usaha tetap menjadi milik Pemkab Sidoarjo dengan saham sebesar 90 persen.

“Aneka Usaha harus tetap menjadi milik Pemkab Sidoarjo dengan kepemilikan saham sebesar 90 persen,” ujar Ketua Pansus VI, H Khoirul Huda, usai mengikuti rapat Paripurna Internal DPRD Sidoarjo, Senin (13/06).

Dijelaskan, komposisi saham mayoritas tersebut juga mengacu pada BUMD milik Pemkab Sidoarjo yaitu Bank Delta Artha yang 90 persen sahamnya dimiliki Pemkab Sidoarjo dan sisanya, yakni 10 persen dimilik publik.

Khoirul Huda juga mengatakan, Pansus akan mendalami sejumlah latar belakang perubahan status PD Aneka Usaha menjadi Perseroan Terbatas (PT) seperti yang disampaikan oleh pengusul Raperda, Amral Sugianto, yang juga merupakan Direktur PD Aneka Usaha. Diantaranya hasil temuan BPK pada tahun 2014 lalu dalam perubahan modal dasar Aneka Usaha yang semula senilai Rp 1 miliar menjadi Rp 3,1 miliar dan ternyata belum memiliki payung hukum berupa Perda.

Selain itu, alasan perubahan status Aneka Usaha yang berkeinginan untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) juga akan menjadi prioritas pembahasan. “Dengan berubah menjadi PT, tidak otomatis ada tambahan modal yang disetor dari APBD,” imbuh anggota Komisi B DPRD tersebut.(kur)

Keterangan gambar: Khoirul Huda, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo.