ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tak terima lantaran anaknya diperlakukan kasar oleh debt collector, Hendro Gunawan, 54, Warga Sidokare Asri Kecamatan Sidoarjo, berencana melaporkan perbuatan tersebut ke pihak kepolisian.

Hendro mengatakan, kronologis kejadian itu bermula saat putrinya DT, 17, pulang kuliah dari Surabaya menggunakan motor Honda Beat warna putih nopol W 5173 VO. “Pas di Jalan Gajah Mada tepat di sekitar plaza Matahari, anak saya dipepet 4 orang laki-laki dengan menggunakan dua motor. Mereka mengarahkan anak saya ke kantor CS Finance Jalan KH Mukmin sambil bilang kalau gak berhenti saya jatuhkan kamu. Anak saya takut akhirnya minggir,” katanya.

“Para debt collector ini bilang motor anak saya masih belum lunas dan ada tunggakan. Karena panik dan ketakutan akhirnya dia menelepon kami,” imbuhnya.

Hendro menegaskan dirinya membeli motor tersebut cash di showroom sekitar Taman Pinang tahun 2013 seharga Rp 11,5 juta dan langsung saya balik nama atas nama anak saya yang pertama, DM. “Kalau belum lunas jelas tidak ada BPKBnya. Kalau misalkan BPKBnya palsu jelas kepolisian gak mau balik nama. Ini kok malah bilang belum lunas,” paparnya.

Menurut Hendro, kejadian ini bukan hanya sekali ini. “Bulan September kemarin kakaknya yang dicegat debt collector. Setelah ditunjukkan BPKBnya akhirnya motornya dikembalikan. Kalau hari ini tadi sudah dibuatkan surat keterangan lunas dan pihak CS Finance sudah minta maaf. Tapi kami tetap akan melaporkan kejadian ini ke kepolisian, karena anak saya trauma,” jelasnya.

Sementara itu, Supervisor Collection CS Finance, Faizal mengaku minta maaf. Menurutnya saat itu tidak ada debt collector eksternal yang koordinasi dengan dirinya. “Saya minta maaf, sudah saya buatkan surat keterangan lunas kok,” ujarnya.(pur)

Keterangan gambar : Hendro Gunawan saat menunjukkan motor dan BPKB serta STNKnya yang sudah lunas.(foto: mus purmadani)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/281017-pur-sidoarjo-dect-collector-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/281017-pur-sidoarjo-dect-collector-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,debt collector,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Tak terima lantaran anaknya diperlakukan kasar oleh debt collector, Hendro Gunawan, 54, Warga Sidokare Asri Kecamatan Sidoarjo, berencana melaporkan perbuatan tersebut ke pihak kepolisian. Hendro mengatakan, kronologis kejadian itu bermula saat putrinya DT, 17, pulang kuliah dari Surabaya menggunakan motor Honda Beat warna putih nopol W 5173...