2015-07-25_20.11.17

ADAKITANEWS, Jombang – Upaya pembersihan atribut partai politik dalam area Muktamar Ke 33 Nahdatul Ulama, dilakukan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Hal ini dilakukan agar area Muktamar steril dari intervensi partai politik.

Humas Ponpes Bahrul Ulum Abdul latif Malik, mengatakan, selain menjaga agar pelaksanaan Muktamar bersih dari upaya kampanye Parpol tertentu, tindakan ini juga merupakan hasil musyawarah keluarga yang menginginkan area Pesantren Tambakberas benar-benar murni untuk para tamu atau Muktamirin.

“Jadi semuanya di Bahrul Ulum kita among tamu jadi murni tamunya Nahdlatul Ulama, tidak ada tamu partai semuanya harus menanggalkan partai masing-masing dan kita semuanya khidmahkan NU. Tidak boleh terkontaminasi oleh kepentingan yang lain. Untuk Muktamar ke 33 ini kita mendukung sepenuhnya kesuksesannya tanpa ada embel-embel partai,” kata Abdul Latif, Sabtu (25/07/15).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Latif ini, saat Kampanye pilpres dan pilkada kawasan ponpes juga harus steril dari atribut partai. Bahkan jika ada keluarga pondok yang mencalonkan diri dilarang keras memasang atribut kampanye di Ponpes.

Sementara, atribut partai yang dicopot itu merupakan spanduk yang terpasang di pintu masuk area pesantren. Spanduk atas nama Ir H. Modir A Roffi, Ketua DPC PKB Bangkalan yang juga Wakil Bupati Bangkalan itu berisi tulisan ucapan selamat datang untuk peserta Muktamar.

Ponpes Bahrul Ulum merupakan salah satu dari empat Ponpes yang ditunjuk sebagai basecamp para Muktamirin. Ketiga pondok lainya yakni Ponpes Tebuireng, Ponpes Darul Ulum (peterongan), Ponpes Mambaul Ma’arif (Denayar).(Tari/Jati).

Keterangan Gambar : Pencopotan atribud Parpol di wilayah mukhtamar di Ponpes Denanyar Tambak Beras Jombang